Berita

Nusantara

Tim Kesehatan Haji Khusus Turut Tangani Jemaah Reguler

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 15:10 WIB | LAPORAN:

. Seluruh jemaah haji khusus telah memasuki Mina, dan secara bergelombang telah melakukan lontar jumrah Aqoba (besar) yang menjadi wajib dalam pelaksanaan haji.

Di mana pada saat ini, jamaah hanya melontarkan tujuh butir batu atau kerikil yang telah disiapkan atau dikumpulkan pada saat mabid atau bermalam di Muzdalifah sesaat setelah wukuf di Arafah kemarin.

Pelaksanaan ini pun diatur secara bergelombang yang dimulai sejak pagi hari Waktu Arab Saudi (WAS) hingga malam hari sesuai dengan jadwal yang keluarkan oleh pihak pengelola maktab atau pemondokan masing-masing.


"Alhamdulillah, secara keseluruhan jamaah haji khusus dalam pengendalian yang baik disertai kondisi kesehatan yang baik pula. Hal ini tak terlepas dari letak lokasi maktab yang sangat strategis karena berada di dekat Jamarat atau lokasi lontar jumrah di Mina," ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Muharom Ahmad dalam keterangannya, Sabtu (2/9).

Muharom menambahkan, pihak petugas dan tim kesehatan dari jemaah haji khusus banyak membantu jemaah haji reguler yang membutuhkan pertolongan seperti tersesat atau mengalami sakit selepas melakukan lontar jumrah Aqoba.

Kondisi ini tak terlepas dari jarak yang harus ditempuh dari maktab menuju Jamarat cukup jauh, ditambah kondisi udara yang cukup panas. Sehingga, juga mengakibatkan ada beberapa jemaah haji reguler yang pingsan.

"Namun Alhamdulillah, dapat ditangani juga oleh petugas kesehatan dari tim haji khusus yang turut bahu-membahu dengan tim kesehatan haji reguler mengatasi jemaah untuk memulihkan kondisi hingga bisa kembali ke maktab masing-masing," tandas Muharom. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya