Berita

Net

Bisnis

Stok LPG Selama Idul Adha Cukup

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 22:17 WIB | LAPORAN:

PT Pertamina memastikan stok bahan bakar gas LPG (elpiji) ukuran 3 kilogram selama Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah mencukupi kebutuhan masyarakat, meski saat ini terdapat kenaikan sekitar 6 persen dari total konsumsi LPG PSO dan non PSO.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, secara nasional stok LPG cukup untuk 16,86 hari.

"Kami sudah mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi LPG 3 kilogram pada setiap perayaan keagamaan. Saat ini stok aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Adiatma dalam keterangannya, Jumat (1/9).


Dia menjelaskan, stok yang mencukupi telah melampaui ketentuan Peraturan Menteri ESDM 26/2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG, di mana ketahanan stok LPG minimal untuk 11 hari.

Selain penambahan stok LPG 3 kilogram, Pertamina juga menyediakan LPG non subsidi, baik ukuran 12 kilogram maupun Bright Gas di seluruh agen dan SPBU strategis yang berpotensi mengalami peningkatan konsumsi.

Data per 30 Agustus, Pertamina memiliki stok LPG sebesar 333,270 MT dengan rata-rata penyaluran harian sebesar 19,772 MT. Kenaikan permintaan konsumsi LPG PSO dan non PSO pada pekan terakhir bulan Agustus sebesar 24,500 MT per hari atau naik 6 persen dibanding rata-rata sebelumnya.

Adapun, konsumsi bahan bakar minyak (BBM), Pertamina mencatat konsumsi jenis Gasoline yakni Premium, Pertalite dan Pertamax Series naik sekitar 3 persen dari konsumsi harian normal 96.500 ribu kiloliter (KL) menjadi 99.500 ribu KL. BBM jenis Gasoil yaitu Solar, Pertamina Dex, Dexlite Series diprediksi terjadi penurunan konsumsi hingga 5 persen dari konsumsi harian normal yakni 58.500 ribu KL menjadi 55.600 ribu KL.

"Pada kondisi libur konsumsi BBM cenderung naik, namun kami tetap menjamin ketersediaan pasokan dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Adha," beber Adiatma. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya