Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Perjuangkan Tempat TInggal, Warga Kampung Pancasila Gelar Doa Bersama

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 17:36 WIB

Seakan tidak peduli berkonflik dengan siapa, masyarakat Kampung Pancasila, Desa Sinarbaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, mengaku akan terus memperjuangkan tanah yang saat ini menjadi tempat tinggalnya.

Perwakilan warga, Adang Surya Atmaja mengatakan, sudah lebih dari 50 secara turun temurun menempati tanah seluas 7 hektar yang saat ini masih menjadi tempat tinggalnya. Menurutnya, sejak tahun 1961, orang tua mereka sudah menempati tanah tersebut.

"Pada tahun 1974 tanah ini tiba-tiba dilikuidasi oleh pemerintah untuk battalion non-aktif. Sekarang kondisinya sudah jadi perkampungan. Bahkan pembangunan di sini pun sudah masuk atau menggunakan APBD dan sampai saat ini masyarakat terus berjuang dengan cara melakukan gugatan hukum di PTUN," tutur Adang, Jumat (1/9) seperti dimuat RMOLJabar.Com.


Dikatakan Adang, pada 1 Maret 2016 memang telah diterbitkan sertifikat tanah atas nama Kodam 3 Siliwangi. Namun karena alasan sudah puluhan tahun menempati tanah sebagai tempat tinggal, tentu saja masyarakat tidak akan berdiam diri.

"Di PTUN sudah digelar 11 kali persidangan. Nanti 6 September 2017 akan digelar siding lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi. Dan masyarakat akan terus memperjuangkan tanah yang sudah puluhan tahun menjadi tempat tinggalnya," kata Adang.

Diakui Adang, Kampung Pancasila yang awalnya bernama Dusun Saptamarga ini memiliki 350 KK (Kepala Keluarga) dan 1.500 jiwa jumlah penduduk. Namun kemudian masyarakat mengusulka kepada pemdes, kecamatan, bupati sampai Presiden Jokowi untuk mengganti namanya meenjadi Kampung Pancasila.

"Kabarnya Presiden Jokowi juga sudah menandatangani legalitas atas usulan Kampung Pancasila ini. Kampung ini dinamakan Kampung Pancasila, karena kami mampu menjaga persatunan dan kesatuan, serta kerukunan umat beragama. Meskipun di sini ada dua tempat ibadah (mesjid dan gereja), berbeda agama dan berbeda suku, tetapi kami tetap rukun dan guyub," paparnya.

Perwakilan warga lainnya Abu Jafar menyatakan akan terus berjuang bersama untuk mempertahankan tempat tinggalnya. Bahkan Ketua DKM Mesjid Nurul Amal Kampung Pancasila tersebut juga menegaskan, kegiatan istighosah dan doa bersama malam ini merupakan bagian dari perjuangan masyarakat.

"Kami sudah lama hidup bersama di sini maka kami akan berjuang bersama juga," kata Abu Jafar.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kabarnya luas tanah 7 hektar yang saat ini ditempati 350 KK masyarakat Kampung Pancasila tersebut akan dijadikan perluasan industri salah satu anak perusahaan raksasa di Karawang.

Sampai saat ini persoalan sengketa tanah tersebut masih berada di meja PTUN. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, saat ini masyarakat mendirikan posko dan berjaga-jaga secara bergiliran.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya