Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Diplomasi Sektor Kuliner Potensial Datangkan Wisatawan

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 15:47 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Sektor kuliner yang menjadi salah satu kekayaan Indonesia diharapkan dapat diperhatikan oleh pemerintah untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Di sektor ini juga mampu menyerap angkatan kerja.  

"Sektor kuliner yang menjadi sub sektor dalam industri kreatif, hingga saat ini belum tampak digarap serius oleh Bekraf. Padahal sektor ini sangat menjanjikan,"  ujar anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi.

Anang mengatakan, pemerintah pusat bersama Pemda perlu memetakan kuliner di masing-masing daerah serta mendata sebaran pelaku usaha di sektor ini.  


"Jika peta sudah jelas, pemerintah daerah dan pemeritah pusat dapat merumuskan insentif kepada pelaku usaha di sektor kuliner ini. Tujuannya agar dapat mengangkat sektor perekonomian di daerah,"  tegas Anang.  

Selain menyerap tenaga kerja, menurut dia, sektor kuliner juga dapat berkontribusi pendapatan daerah serta ajang promosi wisata kuliner di daerah. "Diplomasi melalui kuliner ini cukup ampuh mendatangkan wisatawan dari luar daerah dan luar negeri. Sektor ini saling tali temali dengan sektor kreatif lainnya," tambah Anang.  

Musisi asal Jember ini menceritakan pengalaman yang dilakukan keluarganya dengan membuat oleh-oleh dari Malang Jawa Timur dengan merek "Asix"  yang diluncurkan pada 19 Agustus lalu. Respon masyarakat dinilainya cukup bagus atas keberadaan kue yang diproduksi oleh keluarganya itu.  

"Dari laporan yang masuk, sehari bisa menghabiskan 1.000 kotak kue. Saat ini ada 70 tenaga kerja yang dipekerjakan di Asix Oleh-Oleh," beber Anang.

"Contoh tersebut membuktikan sektor kuliner memiliki nilai tambah yang bagus. Jika semua daerah muncul kuliner andalan dengan manajerial dan promosi yang bagus pasti akan bermanfaat untuk warga setempat," tandas Anang.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya