Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

"Keinginan Luhur" Dalam Pembukaan UUD Bermakna Indonesia Hebat

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 15:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengaku sangat miris dan sangat prihatin dengan berbagai 'kedaruratan' yang mewabah terjadi di Indonesia. Antara lain Indonesia darurat narkoba, darurat moral dan darurat hoax.

Demikian diungkapkan HNW di hadapan ratusan mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) dalam Seminar Bela Negara, di Aula Kampus ISTN, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (31/8).

"Seluruh kedaruratan tersebut sangat menghancurkan rakyat Indonesia terutama generasi muda Indonesia.  Saat ini Indonesia terutama generasi muda menjadi sasaran dan target para bandar narkoba, Indonesia adalah salah satu negara di dunia pengunduh konten-konten pornografi terbesar di dunia maya, di Indonesia juga banyak sekali berita-berita dan kabar-kabar hoax," katanya.


Diutarakan HNW, setiap masalah yang dihadapi bangsa tersebut, telah memberikan bangsa ini kesadaran kolektif bahwa Indonesia yang sudah dikarunia kemerdekaan oleh Allah SWT semestinya diisi dengan semangat yang dulu telah disepakati para pendiri bangsa yang sudah terpatri di alinea ketiga pembukaan UUD NRI 1945 yang menegaskan bahwa 'atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan didorongkan dengan keinginan yang luhur untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya'.

"Saya garis bawahi, 'keinginan luhur' adalah memiliki maksud keinginan para founding fathers dan mothers menjadikan Indonesia negara yang hebat," ucap politisi senior PKS itu.

HNW menambahkan, setelah kesadaran seluruh anak bangsa muncul untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dan menghilangkan kedaruratan-kedaruratan di Indonesia muncul, maka diperlukan kiprah nyata dan aktif seluruh elemen bangsa.

Para pendiri bangsa telah mengawali dengan baik dan sukses mengantarkan rakyat Indonesia menuju alam kemerdekaan serta menetapkan pondasi-pondasi kebangsaan yang sangat kuat.

"Saat ini generasi muda Indonesia sangat diharapkan mampu lebih baik dan lebih sukses dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dibanding para pendahulu bangsa. Apalagi generasi muda Indonesia saat ini berada dalam era atau jaman yang serba mudah, serba ada, serba canggih dan modern. Sehingga sudah sewajarnya generasi muda harus lebih sukses dan lebih hebat dari pendahulu kalian, dan lebih hebat dari dosen dan guru besar kalian. Siap atau tidak siap kalian harus melanjutkan mengisi kemerdekaan bangsa, tidak ada alternatif lain atau kalian akan tergilas oleh jaman dan bangsa lain," demikian HNW memaparkan. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya