Berita

Kesehatan

Cegah Sejak Dini Kanker Serviks Selamatkan Duit Negara Triliunan

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN:

Jumlah perempuan penderita kanker serviks di Indonesia mencapai sekitar 21 ribu kasus per tahun. Angka Iini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan urutan kedua tertinggi di dunia.

Tak heran jika penyakit kanker serviks menjadi momok yang menakutkan bagi wanita di negeri ini.

"Tingginya jumlah penderita kanker serviks di Indonesia mampu dicegah dengan melakukan antisipasi sejak dini. Yakni pemeriksaan awal," kata Dr dr Laila Nuranna SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan Kementerian Kesehatan, dalam kegiatan pemeriksaan gratis kanker serviks 'Bulan Kesehatan Semen Merah Putih' dalam keterangan resminya yang diterima redaksi, Minggu (28/8).


Tercatat lebih dari 92 ribu kasus kematian akibat kanker terjadi pada perempuan di Indonesia pada 2014. Sebanyak 10,3 persen merupakan jumlah kematian yang disebabkan kanker serviks. Skrining merupakan upaya deteksi dini untuk mengidentifikasi ada tidaknya penyakit tersebut.

"Sebagian besar penderita kanker serviks baru menyadari saat kondisinya sudah parah. Makanya pengobatan BPJS untuk penyakit ini mencapai Rp 3,6 triliun pada periode 1 Januari 2014- Juni 2014. Hal itu berarti setiap tahun biaya untuk penanganan kanker serviks mencapai Rp 7,2 triliun," sambungnya.

Yang memprihatinkan, lanjutnya, tidak semuanya menyelamatkan pasien karena yang sudah stadium berat, akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan pengobatan. Di sisi lain, penderita kanker serviks juga produktivitasnya berkurang. Nah dengan deteksi dini ini melalui IVA test, tentunya akan menyelamatkan uang negara triliunan.

"Karenanya upaya preventif ini sangat diperlukan. Apalagi perempuan melahirkan generasi penerus bangsa," ujarnya.

Sementara itu, CSR Manager Semen Merah Putih Site Bayah, Budi Nurzaman menyatakan, program CSR pencegahan dan deteksi dini kanker serviks yang digelar bagi masyarakat Kabupaten Lebak sebagai bagian kepedulian perseroan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program dalam rangkaian kegiatan Bulan Kesehatan Merah Putih untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ternangnya.

Bulan Kesehatan Merah Putih 2017" digelar sepanjang Agustus di lingkungan operasional perusahaan. Selain deteksi dini kanker serviks, program Bulan Kesehatan Merah Putih 2017 juga diisi pengobatan umum secara gratis selama Agustus 2017, penyuluhan kesehatan, pemberian makanan tambahan dan vitamin bagi anak penderita gizi buruk, serta donor darah.

Hadir dalam acara tersebut Ketua dan Pengurus PKK Kabupaten Lebak, pembicara dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Muspika Bayah, dan pimpinan CSR Semen Merah Putih site Bayah.

Sementara itu, Corporate CSR & Public Relations Semen Merah Putih, Sigit Indrayana menjelaskan spirit perjuangan sebagai pelaku CSR bukan hanya tuntutan kegiatan, namun karena ini juga dilandasi semangat beramal dan berbagi dari perusahaan bagi masyarakat khususnya di Banten.

Bulan pelayanan kesehatan gratis ini telah rutin diselenggarakan Semen Merah Putih setiap tahun. "Ini menjadi bagian dari lima pilar CSR Cemindo Gemilang yakni pilar kesehatan, pilar sosial, pilar ekonomi, pilar pendidikan, dan pilar lingkungan hidup," pungkasnya.[wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya