Berita

Jimly/RMOL

Hukum

Jimly: Anak Buah Bermasalah, Ketua Pengadilan Wajib Tanggung Jawab

RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 19:19 WIB | LAPORAN:

Pelanggaran hukum oleh panitera pengadilan, tidak lepas dari ketua lembaga terkait. Artinya, Ketua Pengadilan, wajib bertanggungjawab terkait persoalan yang ada.

"Itu tanggungjawab Ketua (pengadilan) juga. Kalau ada panitera bermasaah, dia harus bertanggungjawab. Jangan diam saja, lalu cari kambing hitam," tegas Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie saat ditemui di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/8).

Menurut Jimly, sanksi pemecatan seharusnya diterapkan dalam kasus yang melibatkan penegak hukum. Khususnya, hakim dan ketua pengadilan. Selain itu, harua ada kesadaean dari ketua pengadilan untuk mengundirkan diri dari jabatannya, sebagai bentuk pertanggungjawaban. Khususnya, saat ada anak buahnya yang terlibat bermasalah.


"Harusnya (ketua pengadilan) malu. Masalahnya, negara kita tidak ada budaya mundur. Yang ada maju terus," tuturnya.

Meski demikian, Jimly mengatakan, dirinya tidak menutup mata terkait kinerja panitera yang terkadang nakal. Ia mencontohkan, ada oknum panitera yang mengatasnamakan hakim untuk memeras peserta sidang.

"Ada juga panitiera yang mengaku dapat perintah hakim meminta (uang) sekian, padahal hakim tidak tahu menahu," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan berinisial T, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) penyidik KPK, Senin (21/8) kemarin.

T ditangkap sekira pukul 13.00 WIB di kantornya, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 300 juta.

Selain T, KPK juga mengamankan 3 orang lainnya. Yaitu dua orang advokat dan seorang office boy (OB). Selain itu, KPK menyegel lemari serta meja kerja, dan mobil B-160-TMZ milik T.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya