Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulhas Pending Permintaan Capres

RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 12:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan "memending" permintaan DPW PAN se-Indonesia terkait dorongan kepada dirinya sebagai bakal calon pemimpin nasional pada Pilpres 2019.

"Penundaan dilakukan hingga tahun depan," ujar Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan di lokasi Rakernas PAN 2017 di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/8).

Jelas Zulhas, para pengusul harus bertanggung jawab menaikkan suara partai. Terus sosialisasi dan sapa masyarakat bawah, termasuk memenangkan gelaran Pilkada Serentak 2018.


"Yang mengusulkan tanggung jawab, ya kerja dulu. Setahun ini. Sebagai ketua umum saya akan lihat kerja betul tidak. Setelah itu barulah kita bicara lanjut atau tidak," ungkapnya.

Namun demikian, Zulhas sangat menghargai sekaligus mengapresisiasi pemintaan DPW atas pencalonan dirinya di Pilpres 2019. Permintaan itu pun sudah disetujui oleh peserta Rakernas dan sudah masuk dalam rekomendasi Rakernas.

"Saya terima kasih dan apresiasi kader partai. Maka saya minta kader partai besarkanlah partai ini. Perhatikan rakyat, lakukan itu. Nanti tahun depan baru kita lihat. Kalau teman daerah bekerja bagus dan sungguh, tahun depan baru kita bicara lagi pilpres," paparnya.

Adapun alasan Zulhas belum pas membicarakan pilpres tahun ini, karena gelaran seleksi kepemimpinan nasional itu masih lama.

Ditambah, masyarakat juga pasti akan marah kepada para elit dan partai politik yang tidak habis-habis membicarakan kursi kekuasaan.

"Apalagi saat ini, pertumbuhan ekonomi belum membaik, daya beli menurun dan mencari lapangan kerja masih susah," demikian Zulhas yang juga ketua MPR RI ini. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya