Berita

Bisnis

PKL Lawan Penjajahan Asing Dengan Konsep Revolusi Kaki Lima

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 | 14:28 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun mengaku akan terus melakukan perlawanan menghadapi jenis penjajahan asing di Tanah Air.
 
Karena itu, dia pun menawarkan konsep Revolusi Kaki Lima untuk menghadapi berbagai persaingan dan penjajahan asing di Indonesia.
 
"Itu sesuai dengan visi dan misi APKLI. Blue Print atau Cetak Biru Percepatan Perang Gerilya PKL Kawasan Ekonomi Strategis Tegakkan Kembali Ekonomi Rakyat dan Kembalikan Kedaulatan Ekonomi Bangsa Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 melalui Revolusi Kaki Lima Indonesia. Itu alat perlawanan kita menghadapi penjajahan asing,” jelas Ali Mahsun, di Jakarta, Selasa (22/8).
 

 
Dia menuturkan, APKLI sendiri memiliki visi dan misi yang dilengkapi dengan Kabinet Revolusi Kaki Lima untuk menghadapi penjajahan asing itu. Ali mengungkapkan, hal itu pun sudah menjadi hasil Keputusan Munas V APKLI pada tanggal 15-17 April 2017, di Graha Insan Cita Depok, Jawa Barat.
 
Paling tidak, lanjut Ali, misi mewujudkan satu kesatuan lima pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia itu diejawantahkan pada lima misi APKLI, yang harus diwujudkan melalui Kabinet Revolusi Kaki Lima itu, yakni, pertama, Revolusi Lahan usaha dan Perumahaan Kaki Lima Indonesia; kedua, Revolusi Keuangan, Finance Engenering dan Bank Kaki Lima Indonesia; ketiga, Revolusi Distribusi dan Pergudangan/Warehousing Barang/Jasa Kaki Lima Indonesia; keempat, Revolusi Daya Dukung Teknologi Informasi dan Komunikasi Kaki Lima Indonesia, dan kelima, Revolusi Pendampingan/Percepatan Perang Gerilya Kaki Lima Indonesia.
 
"Visi dan Misi Kabinet Revolusi Kaki Lima Indonesia DPP APKLI 2017-2022 merupakan agenda besar yang kami yakini jadi instrumen satu-satunya yang mampu menyelamatkan Indonesia sebagai Bangsa dan Negara yang merdeka dan berdaulat. Semuanya mengalami kelumpuhan total kecuali 59,6 UMKM dimana 42 persen-nya adalah 25 Juta PKL di seluruh tanah air,” ujarnya.
 
Dia mengatakan, jika agenda tersebut gagal diwujudkan, maka Indonesia akan bubar tinggal nama dalam sejarah peradaban manusia sebelum tahun 2020.
 
"Oleh karena itu,  siapa saja, baik para pecundang republik mau pun asing beserta antek-anteknya yang mengganggu agenda besar Revolusi Kaki Lima Indonesia, maka APKLI bersama 25 juta PKL akan melawan hingga titik darah penghabisan, apapun resiko dan yang akan terjadi,” ujar Ali. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya