Berita

Politik

Djamal Aziz Bantah Pernah Intimidasi Miryam

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 | 12:32 WIB | LAPORAN:

Mantan anggota DPR, Djamal Aziz bersikeras tidak pernah mengintimidasi anggota DPR RI yang menjadi tersangka korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Miryam S Haryani.

"Disitu dibilang Bu Yani ditekan, bahwa bu Yani merasa menyesal. BAP-nya bocor. Berartikan 2017, yang menekan anggota DPR. Saya bukan anggota DPR, saya Oktober 2014 bukan lagi anggota DPR. Lalu apa kaitannya dengan saya," ungkap Djamal saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (22/8).

Terlepas dari itu, Djamal meragukan keterangan pengacara Elza Syarif saat dihadirkan sebagai saksi dalam perkara keterangan palsu dengan terdakwa Miryam S Haryani.


Terlebih, dalam keterangan Elza, dirinya, Faisal Akbar dan Chairuman Harahap merupakan pihak yang ikut mengintimidasi Miryam. Padahal, sambung Djamal, sejak Juli 2010 dirinya sudah tidak duduk di Komisi II DPR melainkan duduk di Komisi X DPR RI.

"Tanya sama dia. Kok bisa dia bilang seperti itu. Tanya saja, sekarang begini kalau saya dengan Akbar Faisal ini nggak sinkron."

"Karena kalau sudah ada Akbar, saya sudah enggak ada. Kepentingannya apa. Etika di DPR itu begitu saya pindah komisi, ya sudah saya tidak punya otoritas di wilayah komisi lain. Saya 18 Agustus itu sudah pindah ke Komisi X DPR," jelas Djamal.

Sebelumnya dalam BAP Elza Syarif terkait nama-nama pihak yang diduga menekan Miryam diantaranya yakni Djamal, Faisal Akbar dan Chairuman Harahap. Hal ini terungkap saat JPU KPK membacakan isi BAP Elza saat diperiksa menjadi saksi terkait kasus keterangan palsu dalam persidangan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan tersangka Miryam S Haryani.

Menurut Elza, ada dua nama yang disebutkan Miryam saat menceritakan keluh kesah terkait BAP Miryam yang bocor. Elza menyebut dua nama yakni Akbar Faisal dan Djamal Aziz.

"Yang sempat marah Akbar Faisal dan Djamal Aziz, Miryam mengatakan, dia tidak pernah terima uang dari Markus Nari, tetapi dia terima dari Akbar Faizal yang didampingi Djamal Aziz," kata Elza di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/8) kemarin. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya