Berita

Mahfud MD/net

Politik

Mahfud MD: Pemerintah Harus Sampaikan Protes Dalam Bentuk Nota Diplomatik

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 21:47 WIB | LAPORAN:

Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila) Mahfud MD menegaskan insiden terbaliknya bendera Indonesia dalam buku cendera mata pada pembukaan SEA Games 2017 jangan dianggap remeh.

Menurut Mahfud, meskipun Malaysia sudah meminta maaf, Pemerintah Indonesia harus bersikap lebih tegas dengan mengirimkan nota diplomatik sebagai bentuk protes.

"Pemerintah juga harus tegas menghadapi ini. Saya kira maaf yang sifatnya basa-basi menurut saya kurang. Menurut saya, harus ada pernyatan sikap, protes, nota diplomatik yang sifatnya protes bahwa kita tidak menerima itu sebagai ketidaksengajaan dan kalau itu dianggap tidak sengaja, saya kira itu tindakan yang tidak profesional dalam melaksanakan tugas," ujar Mahfud saat ditemui di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Senin (21/8).


Mantan Ketua Mahakamah Konstitusi (MK) itu menamabhakan reaksi masyarakat yang keras kepada Malaysia merupakan hal yang wajar. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang No. 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan terdapat ketentuan pidana bagi siapapun yang merendahkan kehormatan bendera negara.

"Itu kan ada di UU tentang atribut bangsa kalo itu terjadi di Indonesia hukumanya berat juga itu sebabnya kita protes," demikian Mahfud.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya