Berita

Foto: Istimewa

Politik

Legislator Banteng: Pancasila Penting Tangkal Radikalisme di Era Globalisasi

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 20:01 WIB | LAPORAN:

Pengamalan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 penting untuk menangkal arus radikalisme di era globalisasi. Itu juga harus dilakukan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang saat ini sedang menghadapi ujian terkait merebaknya radikalisme.

Begitu dikatakan Anggota DPR RI Sirmadji dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (21/8).

Hal yang sama diutarakannya dalam acara Soalialisasi 4 Pilar, di Balai Desa Karangan, Kecamatan Karangan, Trenggalek, Jawa Timur, akhir pekan lalu (19/8).


"Indonesia bukan negara agama, akan tetapi negara yang melindungi semua rakyatnya untuk memeluk agamanya masing-masing dan mengeksplor keberagaman demi persatuan dan kesatuan Indonesia," jels dia.

Simardji menegaskan, mengimplementasikan Pancasila sama seperti menjabarkan nilai-nilai tersebut dalam sejumlah norma. Mulai dari norma hukum, kenegaraan, hingga norma-norma moral serta merealisasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Realisasinya dikaitkan dengan tingkah laku semua warga negara dalam masyarakat, serta seluruh aspek penyelenggara negara," jelas anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

"Implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yakni pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pribadi. Pelaksanaan dalam kehidupan sehari-hari ini lebih berkaitan dengan norma moral." [sam] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya