Berita

Zulkifli Hasan/net

Politik

Ketua Umum PAN: Indonesia Dikepung Banyak Kesalahpahaman

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 18:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan di tengah perayaan 72 tahun kemerdekaan tahun ini, bangsa Indonesia dikepung banyak kesalahpahaman.

Salah paham pertama sungguh serius. Ada anggapan bahwa beragama berarti menjauh dari berbangsa. Tunduk pada ajaran agama dipandang sebagai tak bersetia pada paham kebangsaan. Selain itu, menjadi pemeluk agama yang taat dinilai sebagai pengkhianat terhadap prinsip berkeindonesiaan.

"Saudaraku, salah paham itu sungguh serius," kata Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan dalam pidato kebangsaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN III Tahun 2017, di ruang pertemuan Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (21/8).


Padahal, jelas Zulhas, di Indonesia, paham kebangsaan dan paham keagamaan saling menopang. Menjadi pemeluk agama yang taan adalah jalan untuk menjadi warga negara yang baik.

Bahkan, di kalangan umat Islam di Indonesia tegak sebuah prinsip bahwa "mencintai tanah air adalah bagian dari iman". Hasyim As'ari, pendiri Nadlatul Ulama (NU) kata Zulhas telah memperkenalkan prinsip ini dengan fatwanya yang terkemuka "hubbul wathon minal iman".

"Saudaraku, bagi umat Islam di Indonesia, beragama adalah pangkal berbangsa. Saya yakin demikian halnya pula bagi pemeluk agama, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan yang lainnya," demikian Zulhas.[san]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya