Berita

Febri Diansyah

Hukum

Jubir KPK Belum Tahu Nama 7 Pegawai KPK Yang Pernah Temui Anggota DPR

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 00:10 WIB | LAPORAN:

KPK telah mulai melakukan pemeriksaan internal terhadap Direktur Penyidikan KPK. Hal itu dilakukan terkait kesaksian Miryam S Haryani bahwa ada tujuh pejabat KPK yang pernah menemui Anggota Komisi III DPR.

"Sudah dimulai. Nanti perkembangannya akan kita sampaikan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta Creative Hub, jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (20/8).

Hal itu terungkap dalam video pemeriksaan Miryam sebagai saksi kasus korupsi e-KTP, 1 Desember 2016. Jaksa KPK memutarkan video rekaman tersebut di pengadilan sidang Tipikor, Senin (14/8) lalu. Dalam video nampak Miryam diperiksa oleh dua penyidik, Nivel Baswedan dan Ambarita Damanik.


Kepada Novel, Miryam mengungkapkan bahwa tujuh pejabat KPK itu memberikan jadwal pemeriksaan dirinya kepada anggota Komisi III DPR.

Meski demikian, Febri mengungkapkan bahwa KPK belum mengetahui siapa saja tujuh pejabat KPK yang dimaksudkan Miryam. Dalam video pemeriksaannya, Miryam memberikan sebuah catatan ke Novel. Setelah membaca catatan tersebut, Novel baru mengetahui bahwa pejabat KPK yang dimaksud merupakan setingkat Direktur bidang penyidikan KPK.

"Kita juga belum tahu tujuh orang penyidik itu siapa saja yang dimaksud oleh orang yang bicara pada Miryam, pada saat itu. Tapi tentu itu perlu kita cari tahu. Apakah benar ada tujuh orang tersebut atau siapa saja kalau ada," papar Febri.

Direktur penyidikan (Dirdik) KPK juga pernah meminta pimpinan KPK untuk melakukan pemeriksaan internal terkait isi video tersebut. Febri menyampaikan bahwa Dirdik menegaskan tidak mengenal anggota DPR.

"Itu sudah dicatat dan proses berikutnya akan masih berjalan kita masih fokus pada uraian fakta-fakta," pungkas Febri.[zul]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya