Berita

Politik

Susaningtyas: Sudah Sepantasnya Indonesia Protes Keras Malaysia

MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 | 13:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sudah sepantasnya Indonesia marah dan memprotes keras Malaysia terkait dengan terbaliknya Bendera Indonesia di buku panduan Sea Games di Malaysia dan di media Metro Malaysia.

"Saya rasa semua juga faham untuk pembuatan produk cetak pasti ada yang namanya dummy untuk koreksi, mosok sampai salah begitu. Dan kebangetan mereka ulang lagi di media Metro Malaysia hari ini," kata pengamat militer dan keamanan, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 20/8).

Sejatinya, tegas Susaningtyas, dalam menjaga kedaulatan harus sejalan denganpenguatan outward looking dan inward looking. Dan dalam konteks ini, musuh itu secara konstuktif selalu mencari celah untuk mengalahkan kekuatan Indonesua baik dengan cara melalui penyusupan dengan jejaring mereka di negara atau yang dikenal sebagai proxy war, cyber war serta asimetric war, maupun dengan perang konvensional.


"Jadi kita harus waspada jangan lengah. Malaysia ingin 'mengganggu' emosi kita dengan caranya mengusik lambang negara kita. Jadi jangan begitu saj menerima keterangan bahwa terbaliknya bendera kita tidak sengaja. Dan saya setuju Presiden Jokowi agar ada permintaan maaf resmi dari Malaysia," tegas Susaningtyas.

Hal senada disampaikan Menko MPK Puan Maharani. Puan menegaskan bahwa Indonesia meminta pernyataan maaf secara resmi dari pemerintah Malaysia, berkaitan kesalahan penempatan warna bendera lambang negara Indonesia dalam buku panduan resmi pembukaan Sea Games dan pemberitaan media di Malaysia yag salah dalam memasang warna bendera RI. Puan juga meminta Malaysia menarik secara resmi buku panduan tersebut dan mengganti dengan warna bendera Indonesia yang benar. [ysa]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya