Berita

Foto/Net

Nusantara

Prajurit Marinir Ajak Masyarakat Pesisir Peduli Lingkungan

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 06:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, dalam rangka HUT ke 72 Kemerdekaan RI, Batalyon Infanteri-7 Marinir (Yonif-7 Mar) melaksanakan pembinaan desa pesisir (Bindesir) dengan bersih-bersih pantai di perkampungan Pesisir Komplek YUKA Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Jumat (18/8).

Segenap prajurit Yonif-7 Mar yang memiliki semboyan "Angga Raksa Jaladhi Brani" diterjunkan untuk membantu membersihkan puing-puing sampah dan genangan air kotor di pinggir pantai perkampungan yang dihuni oleh kurang lebih 150 kepala keluarga tersebut.

Komandan Yonif-7 Marinir Letkol Mar Profs Dhegratmen, SA, M.Tr Hanla, M.Tr Han mengatakan bahwa kebersihan lingkungan sebagai upaya untuk menghindarkan masyarakat dari berbagai penyakit, terutama dari penyakit demam berdarah degue (DBD) dan penyakit menular lainnya.


"Dengan kegiatan Bindesir membersikan lingkungan, kita harapkan warga dapat memahami akan pentingnya menjaga kesehatan, untuk dapat mencegah penyakit menular yang sangat berbahaya terhadap masyarakat, terutama bagi anak-anak," terangnya.

Diungkapkan, bahwa keberadaan prajurit TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara dari setiap ancaman dan tantangan musuh yang ada, tetapi prajurit TNI juga melaksanakan kegiatan Bindesir di lingkungan Mako, sebagai peran Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Sebagai masyarakat di wilayah lingkungan Markas Komando Yonif-7 Mar tentu menjadi perhatian khusus bagi kami, sehingga dapat mengatasi permasalahan dengan memberikan perhatian," tambah orang nomor satu di Yonif-7 Mar tersebut.

Komplek YUKA merupakan desa pesisir yang terletak berdekatan dengan Pelabuhan Pelindo, Panjang, Bandar Lampung, memiliki jumlah penduduk lebih kurang sebanyak 150 kk, dengan mata pencaharian sebagai nelayan dan buruh. Dengan kondisi alam yang kurang menguntungkan, mereka terus bertahan hidup dalam penuhi kebutuhan keluarga. Dengan Program Bindesir TNI ini, prajurit Marinir akan berupaya untuk mencarikan solusi terhadap masyarakat pesisir.

Abdullah, Ketua Lingkungan Kelurahan Karang Maritim mengaku sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan Bindesir ini, karena menurutnya selain bisa untuk memupuk kekompakan dengan bergotong-royong bersama menjadikan lingkungannya semakin bersih dan tidak menjadi sarang nyamuk.

"Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Begitu juga dengan program TNI lainnya untuk membantu keadaan masyarakat yang mengalami kekurangan. Dengan demikian, tentu hubungan prajurit dengan masyarakat akan bertambah dekat," tuturnya.

Selain kegiatan bersih-bersih lingkungan pesisir, Danyonif-7 Marinir yang diwakili oleh Kapten Marinir Jonathan Lucken juga Yonif-7 Mar juga memberikan sedikit bantuan sembako kepada masyarakat sekitar. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya