Berita

Hukum

Merasa Dirugikan, Garansindo Tuntut Penyelenggara GIIAS 2017

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 00:23 WIB | LAPORAN:

Pameran mobil bertaraf internasional dengan tajuk Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) digelar pada 10-20 Agustus 2017.

Acara yang diselenggarakan oleh Seven Event Organizer (PT Amara Tujuh Perjuangan) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City itu merupakan suatu perhelatan akbar yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat.

Namun, GIIAS yang merupakan ajang promosi dan unjuk gigi produk-produk otomotif terbaru setiap tahunnya ternyata meninggalkan permasalahan. Sebab, salah satu sales coordinator peserta dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Jeep menangkap basah telah terjadi penjualan unit mobil secara sembunyi-sembunyi di area yang seharusnya tidak melakukan penjualan unit mobil penumpang.


"Klien kami mendapati ada sebuah unit mobil Merek Jeep dipajang dan dipasarkan secara terang-terangan oleh salah satu booth di area spare part dan aksesoris yaitu di booth F17-18. Hal ini sangat mengejutkan klien kami selaku ATPM Jeep, karena hal ini sangat tidak pantas untuk dilakukan, apalagi terjadi di acara sekelas GIIAS," jelas Fajar Herumurty selaku kuasa hukum PT Garansindo Inter Global yan merupakan ATPM Jeep dalam keterangannya, Jumat (18/8).

Menurutnya, Garansindo selaku ATPM Jeep meminta penyelesaian permasalahan tersebut karena telah sangat dirugikan atas terjadinya pelanggaran etika dan pelecehan atas hak eksklusif.

"Jelas peristiwa ini sangat mencederai dunia otomotif di Indonesia, apalagi terjadi di even akbar yang seharusnya menjadi tolak ukur dan menjunjung tinggi sportifitas dalam kompetisi industri otomotif di tanah air kita. Dengan kejadian tersebut klien kami sangat dirugikan secara materiil dan imateriil," ungkap Fajar.

Fajar menuturkan, perbuatan tersebut adalah sangat pengecut dan tidak etis, dan dalam hal ini Pihak Penyelenggara adalah paling bertanggung jawab.  

"Untuk itu kami memberikan peringatan hukum keras kepada Seven Event Organizer karena membiarkan perbuatan tersebut dan menuntut agar peserta yang melakukan perbuatan curang itu diberikan sanksi penutupan dan pengosongan booth sesegera mungkin sebelum event berakhir. Tuntutan ini kami ajukan demi mencegah peristiwa serupa terjadi lagi di kemudian hari, dan demi melindungi hak-hak dari peserta yang nyata-nyata telah membayar dan ikut serta sebagai ATPM," tegasnya.

Agenda rutin pameran otomotif tahunan dari Gaikindo itu sendiri diikuti oleh peserta yang notabene adalah para ATPM dari berbagai merek mobil, sepeda motor, sparepart dan aksesoris produk dari pabrikan benua Eropa, Amerika, Asia bahkan dari produksi dalam negeri.

PT Garansindo Inter Global selaku ATPM Jeep memamerkan produknya pada booth 5F Passengers Car Area. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya