Berita

Bisnis

Usul Naikkan Tax Ratio, Presiden Jokowi Harus Hindari Utang

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 16:26 WIB | LAPORAN:

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meminta pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menghindarkan Indonesia dari utang yang menumpuk. Pemerintah juga disarankan untuk menaikkan tax ratio dalam rangka menyeimbangkan keuangan dan perekonomian nasional.

Ketum KNPI, Muhammad Rifai Darus menjelaskan, dalam Pidato Nota Keuangan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden Jokowi pada Rabu, 16 Agustus 2017 lalu, pemerintah menjabarkan bahwa pembiayaan yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 masih difokuskan pada utang.

"Porsinya lebih besar dari instrumen pembiayaan lainnya. Dalam RAPBN 2018 Pemerintah menetapkan target pembiayaan dari utang sebesar 399,24 triliun rupiah atau turun dibanding dalam APBNP 2017 sebesar 461,34 triliun rupiah,” ujar Rifai Darus, dalam siaran persnya, Jumat (18/8).

Memang, lanjut dia, jika melihat dan membandingkan data tahun lalu, target pembiayaan pemerintah dari sisi utang mengalami penurunan. Akan tetapi, lanjut Rifai Darus, DPP KNPI melihat, jika diakumulasikan dengan memakai data per juli 2017 sebesar Rp 3.706 triliun, maka beban utang Indonesia bertambah dan menjadi Rp 4.105,24 triliun ditahun 2018.

"Dan ini akan menjadi beban kami Pemuda Indonesia di masa yang akan datang,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata dia, seharusnya pemerintah dapat lebih kreatif lagi untuk mencari sumber–sumber pembiayaan dalam RAPBN 2018, selain utang.

Salah satunya, dia menawarkan dengan lebih progresif lagi untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor pajak.

"DPP KNPI menilai bahwa pemerintah masih kurang optimis jika melihat target penerimaan pajak. Tax ratiodibandingkan PDB tidak lebih dari 12%, padahal pemerintah punya kemampuan untuk meningkatkan tax ratio kita dari PDB sebesar 14% bahkan lebih. Persoalannya pemerintah mau nggak?" ujarnya.

Jika memang mau, lanjut Rifai, draf RAPBN versi pemuda pun sudah ada dipersiapkan sebagai bahan bagi DPR dan Pemerintah untuk meningkatkan tax ratio tadi.

"Untuk itu, kami juga akan menyiapkan RAPBN 2018 versi Pemuda Indonesia yang akan kami bawa ke DPR-RI, sehingga DPR-RI juga memiliki pembanding,” ujarnya.

Bagaimanapun, lanjut dia, estafet pembangunan di masa depan akan berpindah kepada Generasi Muda Indonesia. “Jika pengelolaan keuangan negara terus mengandalkan utang, maka generasi sekarang akan terus meninggalkan beban bagi kami pemuda Indonesia dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Dia mengatakan, dalam Pidato Nota Keuangan itu, pemerintahan Jokowi optimis dengan pembiayaan Indonesia ke depan. Namun, optimisme itu mengadalkan utang.

"DPP KNPI mengapresiasi optimisme pemerintah yang tergambar dalam nota keuangan RAPBN 2018 yang disampaikan itu. Namun kami menilai optimisme pemerintah tersebut akan membawa kita pada peningkatan pembiayaan APBN dari sisi utang,” pungkasnya. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya