Berita

Politik

Rais Aam PBNU Gelar Silaturahim Lintas Agama Di Manado

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 15:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Rais Aam PBNU yang juga Ketua Dewan Penasihat Majelis Dzikir Hubbul Wathon, KH Ma'ruf Amin, menyambangi ujung utara Indonesia, Kota Manado, Sulawesi Utara, untuk bersilaturahim dengan tokoh lintas agama supaya kerukunan antar-umat beragama di Indonesia makin kokoh.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Hery Haryanto Azumi. Azumi yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan bahwa kunjungan ini juga untuk memperkuat kerukunan antar-umat.

Halaqoh lintas agama ini bagian dari wujud dialog kebangsaan," kata Hery yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Majelis Dzikir Hubbul Wathon, di Kota Manado (Jum'at, 18/8).


Hery mengatakan bahwa apa yang dilakukan KH Ma'ruf Amin merupakan sebuah iktiar yang harus didukung semua pihak. Karena tanpa sebuah kerukunan, sulit rasanya bangsa ini bisa maju. Apalagi setelah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tiada, KH Ma'ruf Amin memiliki tugas meneruskan perjuangan Gus Dur dengan terus berdialog dengan umat lintas agama dan golongan. 

"Saya melihat Kiai Ma'ruf punya konsen untuk membangunan kerukunan antarumat beragama. Beliau tokoh yang tepat meneruskan perjuangan Gus Dur. Tentu gol membangun kerukunan antar umat beragama ini dimensinya tidak hanya nasional, namun juga global," tambah mantan Ketua Umum PB PMII itu.

Wakil Ketua PWNU Sulawesi Utara, Amin Lasena, mangatakan bahwa silaturahim terhadap tokoh lintas agama digelar untuk memperkuat bangunan keindonesiaan supaya tidak mudah tercerai berai. Dia juga berharap para kiai NU menjadi pengayom dan menebarkan angin segar kesejukan.

"Sebagai anak bangsa, kita punya tugas menyatukan umat. Dan saya berpandangan yang bisa menyatukan umat lintas agama itu salah satunya para ulama dan para kiai NU. Para kiai NU itu mampu menjadi pengayon dan kehadirannya menyejukan," terang Amin Lasena yang juga menjabat Sekretaris FKUB Sulawesi Utara itu.

Sebagai informasi, jadwal acara rombongan Rais Aam selama 18-19 Agustus 2017 itu antara lain halaqoh dan silaturahim ulama NU se-Sulut, silaturahim dengan Gubernur Sulut dan tokoh lintas agama, dan kemudian ditutup dengan kuliah umum tentang ekonomi syariah di Universitas Sam Ratulangi. [ysa]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya