Berita

Zulkifli Hasan/Net

Ketua MPR: Amanat Konstitusi Adalah Bersatu Dalam Keberagaman

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari Konstitusi yang diperingati setiap tanggal 18 Agustus bermakna bahwa Bangsa Indonesia sudah sepakat hidup bersatu dalam keberagaman sejak 72 Tahun lalu.

"Merayakan hari konstitusi adalah bersyukur dengan nikmat kebhinnekaan sampai hari ini. Karena itu mari hentikan silang sengketa soal suku, agama dan latar belakang lainnya," kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyampaikan Pidato Peringatan Hari Konstitusi 2017, di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (18/8).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, ketua dan pimpinan Lembaga Tinggi Negara, serta jajaran menteri Kabinet Kerja.


Konstitusi, lanjut Zulkifli, menggambarkan keseluruhan sistem ketatanegaraan suatu negara, berisi aturan yang merupakan konsensus seluruh warga negara mengenai bangunan negara yang diidealkan.

"Oleh karena itu, idealnya sebuah konstitusi haruslah memuat hasil perjuangan politik di masa yang lampau, dan merangkum konsensus tokoh-tokoh bangsa yang hendak diwujudkan di masa yang akan datang," imbuhnya.

Menurut Zulkifli, tantangan utama bangsa Indonesia sekarang ini bukanlah adanya gejala kuat untuk mengubah dasar negara atau bentuk negara seperti yang pernah terjadi dalam sejarah kehidupan berbangsa di Indonesia.

"Tantangan bangsa kita pada saat ini adalah menjaga kemajemukan sekaligus meneguhkan kemandirian bangsa. Bersatu dan berdaulat," ujarnya.

Kata Zulkifli, sekarang waktunya bicara bagaimana Indonesia unggul dan mampu bersaing dengan bangsa lain melalui produktivitas, kreativitas dan inovasi.

"Amanat konstitusi jelas, bahwa siapapun, dari latar belakang apapun, punya hak yang sama di republik ini untuk jadi apa saja," tutupnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya