Berita

Politik

HUT RI

Ketua KPU: Menciptakan Pemilu Yang Baik Bagian Dari Pengabdian

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 06:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan jajaran Sekretariat Jenderal KPU melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 72 tahun, di halaman gedung KPU, Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Jakarta, Kamis (17/8).

Ketua KPU Arief Budiman yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan, sejak teks proklamasi diikrarkan oleh Soekarno pada 72 tahun yang lalu, maka seluruh warga negara Indonesia telah menikmati tanah dan air dari bumi Indonesia.

Oleh sebab itu, Arief mengatakan sudah selayaknya seluruh warga negara Indonesia menunjukkan pengabdiannya demi Indonesia yang lebih baik.


"Usia negara kita sejak kemerdekaan sudah 72 tahun, jadi pengabdian negara kita ini cukup panjang untuk kita. Sudah banyak yang kita nikmati dari negeri ini dan tumbuh menjadi bagian dalam diri kita, ada yang jadi tangan, kaki dan mata, telah menjadi hati kita juga. Semua hal didapat dari bumi Indonesia, jadi sudah sepantasnya sekarang kita menyadari dan mengabdikan diri kita untuk Indonesia yang lebih baik," ujar Arief.

Arief menyatakan saat ini negara Indonesia tidak lagi berhadapan dengan musuh secara langsung. Tamun, tegas Arief, ada hal-hal yang perlu terus diperangi, yakni pendidikan yang kurang, kesehatan yang kurang, perekonomian yang kurang, dan terus berpacu untuk menciptakan demokrasi dan pemilu yang lebih baik.

Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran KPU untuk bersatu dalam perbedaan, dan bersama-sama menciptakan Indonesia yang lebih berkualitas.

"Hari ini mari kita tunjukkan bahwa walaupun ada perbedaan, baju kita, latar belakang kita, tetapi ketika kita berdiri di sini bersama-sama, kita semua sepakat, Indonesia harus menjadi lebih baik," tutur Arief seperti dilansir dari laman kpu. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya