Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Jadi Inspektur Upacara Di Kampus, Prabowo Terbukti Diterima Semua Kalangan

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 12:45 WIB | LAPORAN:

Kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai tamu undangan dalam upacara memperingati kemerdekaan Republik Indonesia di Universitas Bung Karno secara tidak langsung sudah menujukan kekuatan politiknya.

Pasalnya, dengan membangun komunikasi dengan kampus seperti ini akan semakin mengikis isu sumir yang selama ini kerap menyerang Prabowo.

Begitu penilaian Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman kepada redaksi, Kamis (17/8).


“Kunjungan ke kampus-kampus untuk beberapa tokoh nasional termasuk Prabowo mungkin sudah merupakan hal yang biasa, namun menjadi tamu dan memberikan arahan dalam upacara peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus ini tentu merupakan satu hal yang berbeda, hal ini juga seolah ingin menunjukan jika Prabowo mampu di terima di semua kalangan terlebih kaum intelektual kampus," ujar Jajat.

Menurut Jajat, selama ini Kampus Universitas Bung Karno di kenal satu-satunya kampus yang lebih menonjolkan nilai-nilai perjuangan bung Karno yang dikenal dengan Sukarnois. Di sisi lain momentum ini sekaligus dapat menjadi pesan politik jika Prabowo adalah tokoh yang mampu dan bisa merangkul semua golongan.

"Adalah wajar jika penerimaan tokoh politik di dalam kampus  terjadi pro dan kontra, karena hal ini demi menjaga nilai-nilai luhur dunia pendidikan dan terlepas dari politik praktis. Akan tetapi fenomena seperti ini juga sangat jarang sekali terjadi di dunia kampus yang menjadikan tokoh politik menjadi tamu kehormatan upacara kemerdekaan," terangnya.

Jajat memandang, langkah dari pihak kampus UBK ini patut diapresiasi yang berani secara terbuka mengundang para tokoh-tokoh politik dalam upacara kemerdekaan.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya