Berita

Foto/Net

Politik

Ngopi Nasionalis Ala Nasdem Di Malam Kemerdekaan

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 06:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Beragam acara dilakukan anak bangsa jelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72. Salah satunya, acara "Ngopi Nasionalis" yang digagas DPD Partai Nasdem Jakarta Pusat yang digelar di malam kemerdekaan.

Acara ini merupakan perpaduan antara menyeruput minum secangkir kopi nusantara dengan diskusi bertema 'Semangat Pancasila, Semangat Restorasi: Menyikapi 72 Tahun Kemerdekaan Indonesia'. Acara yang diiringi alunan musik kedaerahan ini dilakukan di pelataran Kantor DPD Partai Nasdem Jakarta Pusat, Jalan H. Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/8) malam.

Wasekjen DPP Partai Nasdem Willy Aditya yang didaulat sebagai narasumber dalam acara ini berhasil menarik antusiasme puluhan peserta.


Ketua DPD Partai Nasdem Jakarta Pusat Lathifa Al Anshori menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat rasa nasionalisme warga melalui pengetahuan yang didapatkan dengan cara-cara santai seperti ini.

"Kita semua sama-sama prihatin dengan kondisi Indonesia yang terkulai lemas karena nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan sempat diguncang dan menipis belakangan ini," ujarnya.

Lathifa berharap, melalui acara ini DPD Partai Nasdem Jakarta Pusat bisa memenuhi tugas dalam memberikan pendidikan politik kepasa masyarakat.

"Tentu saja acara ini dikemas dengan konsep yang santai dan ala angkringan, sehingga warga dapat lebih mudah bertukar pendapat dan mendapatkan ilmu di sini," jelasnya.

Acara Ngopi Nasionalis perdana ini diakhiri dengan pemberian 10 buku putih Restorasi Indonesia, mengenai sepak terjang perjuangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Rencananya, kegiatan Ngopi Nasionalis ini akan digelar rutin setiap pekannya dengan sajian beragam kopi nusantara dan tema diskusi seputar isu-isu hangat di tanah air, dan dapat diikuti oleh siapapun dengan syarat harus berjiwa demokratis. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya