Berita

Jokowi/Net

Politik

Jokowi Pastikan Utang Berdampak Positif Bagi Pembangunan

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 04:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Terdapat defisit anggaran sebesar Rp 325,9 triliun dalam Rencana Pendapatan Negara dan Belanja Negara (RAPBN) dalam tahun 2018. Ini lantaran target pendapatan negara Rp 1.878, 4 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp 2.204,4 triliun.

Untuk membiayai defisit anggaran tersebut, Pemerintah akan memanfaatkan sumber pembiayaan dalam negeri maupun dari luar negeri dalam bentuk utang. Namun begitu, Presiden Joko Widodo memastikan bahwa utang tersebut akan dikelola dengan hati-hati dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan standar pengelolaan internasional.

Dengan begitu, Jokowi tetap optimis utang tersebut bisa menghasilkan dampak positif pada pembangunan  maksimal yang manfaatnya dapat dinikmati masyarakat luas.


"Pinjaman tersebut akan digunakan untuk kegiatan yang produktif mendukung program pembangunan nasional, di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur, serta pertahanan dan keamanan," tegas Jokowi  saat menyampaikan  RUU APBN Tahun Anggaran 2018 disertai Nota Keuangan, pada Sidang Paripurna DPR RI, di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (16/8).

Selain itu, Jokowi memastikan bahwa rasio utang terhadap PDB akan tetap dijaga di bawah tingkat yang diatur dalam keuangan negara.

"Dikelola secara transparan dan akuntabel, serta meminimalkan risikonya pada stabilitas perekonomian di masa sekarang dan akan datang," jelasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya