Berita

Bertemu Mbah Moen Di Bandara/Dok. PPP

Politik

Djan Faridz Antar Mbah Moen Berangkat Haji ke Tanah Suci

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 22:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta, KH. Maimoen Zubair diantar Ketua Umum PPP Djan Faridz bersama rombongan berangkat ke Tanah suci dalam rangka menunaikan ibadah haji tahun 2017.

Kedatangan Mbah Moen di Jakarta disambut Djan Faridz di Bandara Soekarno Hatta pada hari Rabu (16/8).

Dalam pertemuan tersebut, Djan Faridz memohon kepada Mbah Moen agar berkenan mendoakan bangsa Indonesia agar diberi keberkahan dan dihindarkan dari marabahaya di Tanah Suci.


"Ketua Umum juga memohon ziadah doa agar PPP bisa lebih optimal memperjuangkan kepentingan umat demi terwujudnya Indonesia yang 'rahmatan lil alamin," kata Waketum PPP Humphrey R. Djemat, yang mendampingi Djan Faridz di Ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam Pertemuan tersebut, Mbah Moen didampingi Ibu Nyai Maimoen dan Gus Yasin Maimoen.

Sebelumnya, tokoh yang juga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ismail Marjuki mengkritik perlakuan terhadap KH Maimoen Zubair kiai yang sangat dihormati di lingkungan PPP.

Kritik ditujukan kepada PPP pimpinan kubu M Romahurmuziy yang dinilainya sangat tidak memperlakukan dengan baik Mbah Moen, sapaan akrab KH Maimoen Zubair saat Mukernas di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Enggak tega rasanya melihat sesepuh kami diperlakukan seperti itu. Terlebih dijadikan alat politik untuk kekuasaan," ujar Ismail di Jakarta pekan ini.

Ismail mengatakan PPP kubu M Romahurmuziy sangat mengistimewakan Mbah Moen untuk menghadiri acara tersebut, namun perlakuan berbeda tidak dilakukan ketika Mbah Moen pulang dari acara tersebut.

"Setelah acara selesai beliau diantar pulang sampai lobi hotel. Dari bandara ke Semarang naik pesawat umum bersama pendampingnya dan pulang dengan mobil jemputan dari pondok. Di mana penghormatan beliau kepada ulama?" ucapnya.

Sebaliknya, dia mengapresiasi perlakuan yang ditunjukan PPP kubu Djan Faridz kepada Mbah Moen. Menurutnya penghormatan terhadap tokoh PPP sangat penting untuk menjaga muruwah PPP sebagai partai Islam. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya