Berita

Saut Situmorang/Net

Hukum

Pimpinan KPK Langsung Minta Presiden Tambah Gedung dan Pegawai

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 21:11 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang meminta pemerintah melakukan langkah kongkrit dalam mendukung pemberantasan korupsi.

Langkah kongkrit yang dimaksud Saut menanggapi pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan di Gedung DPR RI, Jakarta, tadi siang.

Dalam kesempatan itu, Jokowi berjanji mendukung penguatan KPK dan pemberantasan korupsi.


"Kalau saya berpikir pegawai KPK harus 8 ribu orang. Dan dua tanah di sebelah (gedung KPK) ini dijadikan tanah KPK saja," kata Saut kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/8).

Saut membandingkan dengan pegawai KPK yang dimiliki Malaysia. Dengan jumlah penduduk hanya 30 juta jiwa, Malaysia memiliki pegawai KPK hingga 2900 dan Gedung dengan empat blok, masing-masing 20 lantai.

"KPK baru 1 blok, 15 lantai. Bagaimana kamu bisa bersihkan negara ini? Dan saya pikir sederhana kok, dan kalau memang kita bicara resourse. Karena memang kasusnya banyak. Dari Papua itu ada 7 ribu surat. Bukan sedikit kalau kita mau dalamin," tukasnya.

Namun, Saut memaklumi jika pemerintah Indonesia belum bisa menambah jumlah pegawai KPK dan meperluas gedung KPK. Jika mengingat APBN Indonesia yang belum memadai.

"Tapi memang saat ini kita masih sebegitulah, pajak kita masih segitu. Ngejar 2000 triliun belum masuk. Kalau uangnya masih sedikit membangun 8 ribu pegawai, mau ditaruh di mana. Ya kan? Sekarang kan baru 1500 orang itu juga bertahap," pungkasnya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya