Berita

Politik

Tak Hanya Prabowo, UBK Juga Siap Terima Jokowi

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 17:06 WIB | LAPORAN:

Pintu Universitas Bung Karno (UBK) terbuka untuk siapa pun anak bangsa yang ingin datang. Tak terkecuali, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Khususnya, pada momen Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia di UBK, Jalan Kimia, Jakarta Pusat, besok.

"Semua anak bangsa yang mau datang, silakan saja. Kita welcome. Bahkan, kalau Jokowi mau datang juga, ya silakan saja. Tapi beliau sepertinya sibuk, ada upacara juga di Istana. Tapi, setelah tanggal 17 (Agustus) atau setelah itu, kalau mau datang, silakan saja," kata Ketua Panitia Upacara, Boas Panjaitan, saat di temui di lokasi, Rabu (16/8).

Sebelumnya, pihak UBK telah memastikan kehadiran Prabowo Subianto ke acara tersebut. Bahkan, Ketua Umum Gerindra tersebut didapuk sebagai inspektur upacara yang ditunjuk langsung oleh Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) Rachmawati Soekarnoputri.


Jokowi dan Prabowo sendiri merupakan dua sosok berseberangan, tepatnya saat Pilpres 2014 lalu. Prabowo dari kubu Gerindra dikalahkan Jokowi dari kubu PDIP asuhan Megawati Seokarnoputri. Sementara, Megawati dan Rahma pun diketahui telah berseberangan sejak lama.

Menurut Boas, sebagai tokoh nasional, Rachmawati memiliki teman yang memiliki pandangan yang sama. Namun, ada juga pihak yang tidak satu pandangan dengannya.

"Itu alamiah. Perbedaan harus ditiadakan. Perbedaan harus dihargai adalah kekayaan. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Jangan terkotak-kotak," tuturnya.

Boas juga mencontohkan. Sebelum mengundang Prabowo, pihak UBK sempat juga mendatangkan Jenderal Luhut Binsar Panjaitan saat jadi Menkopolhukam. Meski saat itu, kedatangan orang dekat Jokowi tersebut tidak pada momen spesial seperti saat ini.

"Jenderal Luhut saja, juga pernah datang (ke UBK). Kita welcome saja," pungkas Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UBK itu. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya