Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Dua Tokoh Ini Diyakini "Joker" di Pilkada Sumut

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 22:05 WIB | LAPORAN:

Sosok tokoh muda Arya Sinulingga bisa menjadi kartu 'Joker’ jika positif maju sebagai salah satu kandidat calon gubernur di ajang Pilkada Sumatera Utara 2018 mendatang.

Pengamat Politik Universitas Paramadina, Hendry Satrio, menjelaskan bahwa siapa pun yang berpasangan dengan dia memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Sumut

"Arya adalah pribadi yang cukup populer di tengah-tengah masyarakat Karo terlebih dirinya aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat Karo, selain juga sangat kuat di media,” ujar Hendri saat dikontak, Selasa (15/8).


Tak hanya Arya, Pangkostrad Edy Rahmayadi yang juga merupakan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga begitu. Peluang 'Joker' ada lantaran sepakbola juga cukup kuat dan identik dengan Persatuan Sepak Bola Medan dan Sekitarnya (PSMS)nya.

"Dua orang itu memiliki kans besar untuk bisa memenangkan Pilkada Sumut 2018, artinya siapa saja yang berpasangan dengan dua orang tersebut pasti berpeluang menang, apalagi keduanya berpasangan, tapi sebaiknya tidak agar Pilkada bisa berjalan lebih ramai dan seru,” jelas Polster KedaiKopi ini.

Terlepas dari itu, Hendri merasa Sumut membutuhkan sosok yang mampu memperhatikan dua hal, yaitu seorang pemimpin yang mendukung program keberagaman atau kebhinnekaan seperti yang dicanangkan oleh presiden.

"Cagub dan cawagub harus mampu merangkul semua. Artinya dia adalah sosok yang memiliki karakteristik tersendiri dan memiliki jaringan luas karena Sumut itu luas sekali sehingga bisa menjangkau semua,” tutur Hendri.

"Nah, potensi ‘Joker’ itu lah yang akan menjadi pembeda dan sudah pasti akan diperebutkan karena memang tokoh-tokoh di Sumut tidak banyak yang bisa berperan jadi ‘Joker’ yang berpeluang besar untuk menang meskipun perlu survei lebih lanjut agar mendapatkan hasil yang lebih konkret untuk angka prosentase,” demikian Hendri. [sam] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya