Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kloter l Jemaah Haji NTB Diberangkatkan Dengan Pesawat Lebar

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 17:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Kelompok terbang I jemaah calon haji embarkasi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berjumlah 488 orang diterbangkan dengan pesawat Garuda Indonesia, Sabtu siang (12/8), menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

Menariknya, pada penerbangan haji tahun ini, jemaah diberangkatkan dengan pesawat berbadan lebar (wide body) Boeing 747-400. Ini juga merupakan penerbangan perdana pesawat jumbo tersebut di Bandara Internasional Lombok.

General Manager Bandara Internasional Lombok PT Angkasa Pura I, I Gusti Ngurah Ardita mengungkapkan, operator bandara telah melakukan berbagai upaya guna melancarkan keberangkatan haji pada tahun ini.


Ardita mengatakan, ini menjadi sejarah pertama kalinya Bandara Internasional Lombok  didarati pesawat berbadan lebar. Sebelumnya, pesawat terbesar yang pernah singgah adalah Airbus A 330-300 yang digunakan pada masa haji tahun 2016.

Untuk memastikan safety (keamanan) penerbangan, kata Ardita, jauh-jauh hari otoritas bandara mempersiapkannya baik yang bersifat teknis maupun non teknis.

"Setiap penerbangan tidak ada yang tidak beresiko. Sehingga kita punya safety plan. Standar safetynya ini yang kita perkuat dengan datangnya pesawat berbadan lebar," katanya usai melepas keberangkatan jemaah calon haji.

Ardita mengaku telah berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk Kementerian Perhubungan dan melakukan pengecekan langsung pesawat yang akan digunakan. Koordinasi juga dilakukan dengan Airnav Indonesia, Otoritas Bandara Wilayah IV, maskapai dan sebagainya.

Terkait panjang landasan (runaway), lanjut Ardita, dengan ukuran 2.750 meter, cukup untuk dilakukan penerbangan pesawat berbadan lebar.

Ke depan, kata Ardita, tidak menutup kemungkinan Bandara Internasional Lombok akan banyak didarati pesawat berbadan lebar. "Dengan status bandara internasional, sudah dapat dipastikan kami siap. Bila diperlukan akan ditambah fasilitas dan SDM untuk menunjang Bandara," ujarnya.

Dirinya memastikan penerbangan haji tidak akan menggangu jadwal penumpang pesawat reguler. Karena, sudah ada perhitungan sejak awal memasuki musim haji.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Lombok Yans Verio mengaku telah mempersiapkan dua bulan sebelumnya agar pesawat berbadan lebar mampu melintasi Bandara Internasional Lombok.

Alasan Garuda memakai pesawat berbadan lebar, kata Yans, untuk mengantisipasi lonjakan kuota haji yang diterima provinsi NTB.

"Penggunaan pesawat wide body untuk mengantisipasi bertambahnya kuota haji di NTB agar semua bisa terangkut," katanya.

Yans menjelaskan, pesawat dengan registrasi EC-KKN disewa Garuda Indonesia dari maskapai Wamos Air, Spanyol. Menurutnya, Wamos Air, sebagai pemilik pesawat tidak mempermasalahkan kondisi di Bandara Internasional Lombok.

"Setelah data spesifikasi Bandara Lombok dari AP I kami sampaikan, Wamos Air tidak mempermaslahkan. Mereka justru langsung menyatakan clear," tegasnya.

Dirinya menyatakan, 11 kloter di Provinsi NTB seluruhnya akan menggunakan pesawat berbadan lebar.

Sebelumnya, jemaah calon haji dilepas secara resmi oleh Gubernur NTB TGH. Muhammad Zainul Majdi di Asrama Haji NTB, Jumat (11/8).

Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrabnya menilai, ibadah haji adalah suatu perjalanan istimewa dan khusus. "Naik haji itu bukan urusan mampu atau tidak mampu dan mau, tetapi urusan hidayah," ujarnya.

Karena itu, gubernur berharap apa yang menjadi harapan seluruh jemaah calon haji ketika berada di tanah suci dapat di ijabah dan di penuhi.

Disamping itu, TGB juga mengajak kepada seluruh jemaah calon haji mengikuti aturan dan anjuran yang di sampaikan Kementerian Kesehatan selama berada di tanah suci. Tidak hanya itu, ia juga meminta para jemaah tetap bersabar dan mengikuti seluruh arahan panitia.

Untuk diketahui, tahun ini total seluruh jemaah haji asal NTB 4.510 orang terdiri dari 11 kloter. Jumlah awal ada 4.514 jemaah, namun ada yang batal 4 orang karena 2 meninggal dunia dan 2 masih dirawat di rumah sakit. Provinsi NTB pada tahun ini juga terdapat calon haji tertua secara nasional berumur 104 tahun atas nama Baiq Mariah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya