Berita

Bisnis

Kadin Jabar Komitmen Tingkatkan Jumlah Pengusaha

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 16:28 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Agung Suryamal menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mendongkrak jumlah wirausaha. Menurutnya, bila jumlah wirausaha di Jabar naik maka rasio angka pengusaha dalam skala nasional juga akan terangkat.

"Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar se-Indonesia yakni sekitar 45,5 juta jiwa. Dengan demikian bila pengusaha di Jabar naik maka jumlah pengusaha dalam skala nasional juga akan naik," ujar Agung dalam keterangannya, Jumat (11/8).

Dia memaparkan, jumlah pengusaha di Indonesia masih sedikit bila dibandingkan dengan negara tetangga lainnya di lingkup Asean. Hingga saat ini, jumlah wirausaha di Indonesia baru sekitar 1,65 persen dari total populasi penduduk sekitar 250 juta jiwa. Padahal, standar Bank Dunia menetapkan idealnya sebuah negara memiliki jumlah pengusaha 4 persen dari total penduduk keseluruhan.


"Jawa Barat dapat memberikan sumbangsih cukup signifikan terhadap pencapaian target tersebut karena total populasi yang cukup besar.  Salah satu upayanya adalah dengan cara mengembangkan sektor riil, pemberdayaan UKM dan mendirikan koperasi dengan fasilitas kredit yang dapat mendorong minat masyarakat untuk merintis usaha," jelas Agung yang berniat maju di Pilgub Jabar 2018.

Sejauh ini, Agung melihat bahwa minat masyarakat untuk berwirausaha sebenarnya mulai tumbuh. Namun masih terbatas oleh masalah permodalan dan ketidakpahaman mengenai pengurusan izin usaha.

"Sebenarnya, minat usaha cukup tinggi tapi ruang belum terbuka sepenuhnya karena masalah keterbatasan modal usaha atau karena kurang pemahaman mengenai pengurusan legalitas, izin usaha, akses pemasaran dan lain sebagainya. Kami akan berupaya maksimal untuk membantu mereka mengatasi problematika tersebut," bebernya.

Lewat kerja sama pula ingin dibuktikan kepada masyarakat bahwa berwirausaha bisa menjadi salah satu solusi mengatasi masalah sosial, seperti pengangguran dan kemiskinan.

"Lewat kerja sama dengan Hipmi Jabar kami ingin membuktikan kepada masyarakat terutama generasi muda bahwa berwirausaha bukan hanya sebagai solusi ekonomi untuk mengejar keuntungan tetapi juga menjadi solusi terhadap masalah sosial seperti pengangguran atau kemiskinan," kata Agung yang menggagas konsep Jihad Ekonomi untuk Jabar. [wah]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya