Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Reshuffle Besar-besaran Untuk Perbaikan Ekonomi

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 17:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo kembali memberikan sinyal perombakan kabinet. Kepala negara yang akrab disapa Jokowi diketahui kembali memanggil jajaran menterinya di bidang ekonomi dan maritim, di Istana Negara Jakarta, Selasa (8/8).

Pertemuan tertutup yang tidak masuk ke dalam agenda resmi kepresidenan itu juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla.

Analisis politik dan HAM dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan buruknya kinerja pembantu Jokowi-JK khususnya di bidang ekonomi, merupakan alasan untuk melakukan reshuffle kabinet.


"Tim ekonomi Jokowi-JK yang dikomandoi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution gagal dalam meningkatkan investasi dan perbaikan ekonomi," ujar Andy, Rabu (9/8).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal kedua 2017 tumbuh 5,01 persen secara year on year. Angka ini lebih rendah dari estimasi sebesar 5,08 persen. Adapun target pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun sebesar 5,2 persen.

Menurut Andy, pertumbuhan ekonomi yang meloyo ini menjadi salah satu alasan kuat Jokowi yang merupakan kader PDIP, akan melakukan kocok ulang kabinet.

Ia yakin, persiapkan Pilpres 2019 dan dorongan tim sukses Jokowi juga mempunyai andil dalam mendorong reshuffle.

"Melihat lamanya isu reshuffle bergulir. Bisa dipastikan reshuffle ini akan akan dilakukan secara besar-besaran," demikian Andy. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya