Berita

Dumolid/net

Hukum

Jual Dumolid, Pemilik Toko Kosmetik Dibekuk Polisi

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 15:21 WIB | LAPORAN:

Mohammad Renaldy (23), ditangkap polisi pasal peredaran obat-obatan tak berizin. Tersangka berkedok jualan kosmetik untuk menjual obat-obat yang tidak dijual bebas tersebut.

"Jadi, tidak ada petunjuk toko. Tapi, orang tahunya dia (tersangka) jualan kosmetik," ujar Kapolsek Mampang Kompol Syafi'i dikantornya, Rabu (9/8).

Tersangka, diringkus saat berada di tokonya, Jl. Haji Terin, RT. 07/03, Cinere, Depok, Rabu dinihari. Penangkapan tersebut, merupakan pengembangan dari laporan warga yang mengeluhkan aktifitas terlarang tersangka.


Pasalnya, Renaldy kerap bertransaksi mengedarkan obat-obatan terlarang yang harusnya dijual dengan resep dokter.

"Pelaku kami tangkap karena mengedarkan obat psikotropika golongan empat," terang Kapolsek.

Beberapa barang bukti berupa obat tak berizin itu telah diamankan polisi. Antara lain, 12 butir obat penenang jenis Dumolid, 4.510 butir Tramadol, 2.300 butir Trihex, 137 butir Lorazepam, dan 36 butir Aprazolam.

Menurut Syafi'i, tersangka mengaku mendapatkan obat-obatan terlarang itu dari kenalannya di wilayah Tangerang. Saat ini polisi tengah menelusuri pihak yang diduga mendistribusikan obat tersebut ke tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 60 ayat 2 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jika terbukti bersalah, tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 10 miliar.

"Untuk mengecek keasliannya, seperti Dumolid, kami sudah kirim sampel ke BNN, BPOM, dan Puslabfor," demikian Syafi'i.

Sebelumnya, kasus penggunaan obat tak berizin jenis Dumilolid menimpa aktor Tora Sudiro. Suami Mieke Amalia itu ditangkap polisi terkait penggunaan dan kepemilikan 30 butir Dumolid.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya