Berita

Foto/Net

Kemenpora Dorong Kota Mataram Jadi Pelopor Olahraga Prestasi

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 10:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kota Mataram banyak memiliki atlet berprestasi nasional diantaranya cabang olahraga karate, atletik dan silat yang harus dibina dan dievaluasi secara terus menerus sehingga Kota Mataram menjadi pelopor olahraga prestasi untuk wilayah lainnya.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Deputi Peningkatan Olahraga, Kemenpora, Yuni Poerwanti saat membuka pelatihan peningkatan manajemen olahraga dan kapasitas organisasi olahraga di Hotel Puri Saron, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu malam (8/8).

Menurut Yuni Poerwanti terdapat beberapa indikator berhasilnya pembinaan prestasi olahraga di suatu wilayah, yakni ketersediaan sarana dan prasarana, tenaga keolahragaan yang profesional dan tercapainya prestasi pada satuan pendidikan.


"Indikator ini harus dipersiapkan, sehinga prestasi olahraga Kota Mataram akan terwujud tidak saja pada tingkat nasional tetapi juga tingkat Internasional," kata Yuni di hadapan 100 orang peserta pelatihan yang berasal dari pengurus cabang olahraga Kota Mataram.

Kementerian Pemuda dan Olahraga memandang Kota Mataram memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan prestasi olahraga dan penyumbang atlet-atlet berprestasi.

"Kota Mataram harus menjadi pelopor prestasi olahraga bagi daerah lainnya," jelas Yuni.

Senada dengan penjelasan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Marheni Dyah Kusumawati mengharapkan para pembina olahraga agar dapat merubah pola pikir yang maju jauh kedepan bagaimana menerapkan strategi manajemen sekretariat yang baik dan akuntabel sehingga dapat meningkatkan prestasi olahraga baik nasional maupun internasional.

"Pembina olahraga adalah ujung tombak dan unsur yang sangat strategis dalam pencapaian prestasi atlet olahraga," ungkap Marhaeni.

Lebih lanjut dijelaskannya, pembina olahraga daerah juga harus fokus terhadap pembinaan cabang olahraga prioritas unggulan daerahnya yang memungkinkan untuk menyumbang prestasi olahraga nasional.

"Peningkatan manajemen olahraga dan kapasitas organisasi olahraga menjadi perhatian Kementerian Pemuda dan Olahraga, karenanya pelatihan ini penting artinya sebagai upaya pemerintah melakukan pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga nasional di daerah," sebut Marhaeni.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Amran M. Amin memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kemenpora yang sudah memperhatikan Kota Mataram dalam meningkatkan sumber daya tenaga keolahragaan melalui pelatihan ini.

"Pemerintah Kota Mataram juga mempunyai prestasi olahraga yang selalu unggul dalam kejuaraan di tingkat provinsi sehingga perlu dukungan dari pemerintah pusat. Selain itu kami juga mengingkan Kemenpora dapat menyelenggarakan pelatihan lainnya di Kota Mataram," harap Amran.

Pelatihan yang digelar pada tanggal 18-20 Agustus 2017 menghadirkan narasumber dosen Universitas Negeri Surakarta, Sapto Kunto, dosen Universitas Negeri Medan, Imaran Achmad dan Ketua KONI Kota Mataram, Hari Gunawan. [rus/***]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya