Berita

SMI-Darmin

Bisnis

Jokowi, Stop Coba-Coba Urus Ekonomi Ke Orang Tak Berkompeten!

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 02:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim ekonomi Kabinet Kerja benar-benar payah. Tim yang diperkuat Darmin Nasution dan Sri Mulyani hanya mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun 2017 sebesar 5,01%.

Angka ini sama dengan pertumbuhan kuartal I, namun melambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun lalu yang sebesar 5,18%.

"Padahal di dalam RPJMN 2015-2019, pemerintah ingin pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 7,1 persen. Faktanya ekonomi kita di 2017 flat di 5,01 persen. Meleset 2 persen," kata Peneliti Lingkar Studi Perjuangan, Gede Sandra, kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/8).


Menurut Gede, stagnasi terjadi akibat kesalahan Jokowi memilih personel tim ekonomi dalam 2,5 tahun kekuasaanya. Bahkan setelah Darmin dan Sri yang dibangga-banggakan kalangan neolib memperkuat kabinet tetap tak ada perbaikan signifikan.

"Belum terlambat. Masih ada waktu untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi sesuai yang ditargetkan dalam RPJMN," kata Gede.

Tentu saja, kata pengamat ekonomi dari Universitas Bung Karno ini, syaratnya segera rombak komposisi personel tim ekonomi. Ganti menteri yang sekarang dengan ekonom yang berpengalaman menaikkan pertumbuhan secara signifikan.

"Kita tidak bisa lagi coba-coba menyerahkan perekonomian nasional ke orang yang tidak kompeten. Berharap hasil berbeda tanpa melakukan perubahan dalam strategi adalah hal sia-sia," tandasnya.[zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya