Berita

MPR RI/net

Ketua MPR : Pemimpin Harus Dahulukan Tenaga Kerja Di Negeri Sendiri

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 00:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR Zulkifli Hasan melaksanakan rangkaian agenda Silaturrahmi di Bandung, Jawa Barat. Sabtu (5/8). Kali ini Ketua MPR mengunjungi Pondok Pesantren Baabussalam Ciburial Bandung.

Dalam kesempatan yang dihadiri oleh ratusan santri tersebut, Zulkifli menegaskan bahwa Pancasila adalah perilaku yang mempersatukan dan sungguh-sungguh berpihak pada rakyat

"Pancasila itu sepenuhnya soal perilaku yang mempersatukan, yang peduli pada rakyatnya dan yang taat menjalankan ajaran agamanya. Inilah perilaku Pancasilais," kata Zulkifli.


Pancasila menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu harus menjadi perilaku pemimpin yang berpihak pada rakyat

"Pemimpin bertanggung jawab kalau di suatu daerah ada rakyat yang masih kelaparan. Pemimpin juga harus mendahulukan tenaga kerja negeri sendiri," tambah Zulkifli.

Sila ke 5 Pancasila kata Zulkifli Hasan, adalah amanat agar pemimpin sungguh sungguh berpihak pada rakyatnya

"Keadilan sosial dimulai dari komitmen pemimpin untuk bekerja sungguh mewujudkan kesejahteraan. Bekerja sungguh sungguh mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan," tegas Zulkifli.

Ditempat yang sama, pimpinan Ponpes Babussalam KH Muchtar Adam mengucapkan terima kasih dan kebanggaannya bisa dikunjungi Ketua MPR Zulkifli Hasan

"Pak Zul ini kalau di-sms beliau balas, saya minta tolong hadir Alhamdulillah beliau bersedia. Ini bukti perhatian Ketua MPR pada Ummat dan khususnya Pesantren. Sekali lagi terima kasih," demikian KH Muchtar.[san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya