Berita

Pius Ginting/Net

Politik

Pius Ginting: Gerakan Politik Rakyat Belum Melangkah Maju

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 16:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aktivis lingkungan hidup Pius Ginting menilai aktivis gerakan rakyat masih mendukung petahana Joko Widodo pada Pemilu 2019.

Perkiraan itu berangkat dari asumsi Presiden Jokowi pro kapital ketimbang keberlanjutan ekonomi rakyat. Namun faktanya, tidak ada desakan kepada PT. Freeport Indonesia untuk tidak PHK pekerja. Fakta lain, rakyat dipaksa lepas lahan produktifnya untuk proyek PLTU di beberapa daerah.

Harusnya menurut Pius, dengan fakta tersebut, akan ada gerakan rakyat membangun kekuatan politik alternatif.


Yaitu, menuju 2019, gerakan rakyat menunjukkan organisasi politik alternatif, tokoh figur alternatif dari gerakan.

Namun, lanjut Pius, kembali kepada perkiraan tadi, aktivis gerakan rakyat masih mendukung Jokowi.

"Itu artinya, erakan politik rakyat belum melangkah maju," pungkas Pius, kordinator Perkumpulan Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER). [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya