Berita

Irna Narulita/Net

Nusantara

Bupati Irna Minta Para Kades Miliki Integritas Kelola Dana Desa

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 04:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berkaca dari penyalahgunaan dana desa di Pamekasan, Jawa Timur, yang berujung pada operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pandeglang bekerja lebih profesional.

Ia mengingatkan kepada para ASN untuk tidak mencoba melakukan penyimpangan anggaran negara. Imbauan ini secara khusus ditujukan kepada para kepala desa, yang saat ini sedang mengelola dana desa.

"Maka itu, kami lakukan pengawalan bersama Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), serta beberapa Perguruan Tinggi yang kerja sama dengan kami. Harapan kami Inspektorat tidak melakukan tindakan di akhir, tetapi lebih kepada pendampingan, sehingga mereka sudah diarahkan agar tidak melanggar hukum," jelas Irna seperti diberitakan RMOLBanten, Jumat (4/8).


Penyaluran DD harus transparan dan akuntabel. Keberadaan KPK yang telah berada di Banten, diharapkan menjadi perhatian para aparatur desa untuk tidak bermain dengan dana desa.

"Kades harus punya integritas yang tinggi. OTT di Pamekasan, KPK mungkin sudah ada di Pandeglang. Kalau tidak berangkat dari amanah, maka Pandeglang akan rusak," pesannya.

Irna menerangkan, Kades diminta tidak ragu menggunakan dana desa sesuai dengan instruksi yang ditetapkan. Terlebih Pemkab juga terus mengawal melalui Tim Monev dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten.

"Kami kawal terus, spesifikasi dan volume yang tidak dipenuhi harus dipenuhi. Jangan takut permasalahan hukum, selesaikan administrasi keuangan dan penuhi spesifikasinya agar ditolerir," tutupnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya