Berita

Menpora Ajak Suporter Bola Hentikan Yel-yel Berbau Rasis

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 17:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama dengan pssi menggelar acara jumpa suporter sepakbola Indonesia, di Wisma Menpora, Jalan Gerbang Pemuda No 3, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/8) siang.

Jumpa suporter yang merupakan wahana berkumpul dari hati ke hati seluruh suporter tanah air ini dibuka langsung oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

Menpora Imam Nahrawi mengaku bangga atas antusiasme para suporter yang hadir dalam acara ini. Diharapkan tidak ada lagi kerusuhan antar pendukung pasca pertemuan ini.


"Saya bangga atas kehadiran seluruh suporter di tempat ini, mari kita sudahi hal-hal yang menyakitkan, cukuplah adik kita, sahabat kita Ricko Andrean menjadi yang terakhir, semoga tenang dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas," ucap Imam Nahrawi.

Lebih lanjut, Menpora mendorong PSSI melalui Komisi Disiplin untuk dapat menegakkan aturan dan hukum agar tidak terjadi hal-hal yang memicu keributan antar suporter. Yel-yel atau lagu-lagu yang cenderung rasis harus ditindak.

"Para suporter mari hentikan yel-yel atau nyanyian yang berbau rasis karena hal itu dapat memicu keributan, statuta FIFA juga mengatur tentang hal tersebut," tambahnya.

Menurutnya, suporter adalah tulang punggung utama dan aset bagi eksisnya klub, pertemuan-pertemuan, silaturahim, harus sesering mungkin dilakukan dan keberadaannya diperhatikan.

Sebagaimana di negara-negara lain seperti di Eropa keikutsertaan suporter memiliki saham klub dapat menjadi solusi sehingga suporter punya rasa memiliki dan tentunya akan bertanggung jawab menjaga keberlangsungan klub kecintannya.

"Semoga ke depan ada Kongres Suporter Sepakbola Indonesia, dan saya berharap di era Pak Eddy Rahmayadi dan Bu Sekjen dapat dimulai suporter diberikan saham oleh klub, sehingga ada rasa memiliki dan semua akan bertanggung jawab menjaga," pinta Menpora yang langsung disambut tepuk tangan seluruh suporter yang hadir. [ian/***]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya