Berita

Politik

Pemilu Yang Kredibel Dihasilkan Dari Penyelenggara Yang Berintegritas

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 14:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk terus menjaga integritas dan kredibilitas sehingga kualitas pemilu dapat terus ditingkatkan.

Ketua KPU RI Arief Budiman menegaskan hasil pemilu yang kredibel dihasilkan oleh penyelenggara pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

"Ini harus ditekankan agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Mudah-mudahan (rakor) ini bermanfaat dan membuat pemilu dan demokrasi di Indonesia menjadi lebih baik," sebut Arief dalam Rapat Koordinasi Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu untuk Penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, di Kota Yogyakarta, Rabu (3/8).


Senada dengan Arief, Anggota KPU RI Ilham Saputra juga menekankan untuk melaksanakan seluruh tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyimpangan dan kesalahan sekecil apapun.

"Jangan ada pelanggaran dan pemihakan kepada pasangan calon ya," tegas Ilham.

Misalnya di dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara, penyelenggara wajib menghindari potensi penyimpangan yang berakibat berubahnya hasil perolehan suara di luar ketentuan serta proses pemungutan dan penghitungan suara harus diselenggarakan secara transparan, tepat waktu dan melibatkan pihak-pihak lain sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Dalam pencalonan juga, penyelenggara harus paham benar yang dimaksud dengan syarat pencalonan dan syarat calon. Proses pencalonan terutama saat melakukan verifikasi juga harus dilaksanakan sesuai ketentuan dan jadwal yang sudah ditetapkan," kata Ilham.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Provinsi DIY Sri Paduka Paku Alam X, juga menyambut baik penyelenggaraan rakor KPU.

"Dengan diselenggarakannya rapat koordinasi ini semoga dapat memberikan harapan terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu yang lebih baik," pungkasnya. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya