Berita

Arief R Wismansyah/Net

Nusantara

Smart City Antarkan Arief Wismansyah Jadi Kepala Daerah Inovatif 2017

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Terobosan dalam mengatasi sejumlah persoalan dan tantangan melalui pemanfaatan platform Kota Cerdas atau Smart City, membuat Walikota Tangerang Arief R Wismansyah berhasil meraih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2017 dalam kategori pelayanan publik.

"Penghargaan KDI ini saya harap bisa menjadi motivasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan masyarakat untuk bisa terus melakukan yang terbaik,” ujarnya usai menerima penghargaan langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (1/8) malam.

Adapun program pengembangan smart city Kota Tangerang ini telah mulai digalakkan Arief sejak tahun 2014 lalu.


Sementara di tahun ini, Arief mengaku tengah fokus membangun aplikasi pelayanan publik. Salah satunya, Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA) sebagai wadah masyarakat memberikan kritik dan saran bagi Pemkot Tangerang.

"Ada juga aplikasi siap kerja, yang memberikan daftrar lapangan kerjas se-Kota Tangerang, aplikasi Ambulance gratis, mobil jenazah gratis, dan banyak aplikasi lainnya," urainya.

Sedangkan dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, Pemkot Tangerang akan menggalakan program Tangerang Bebenah. Program ini nantinya akan meliputi bedah rumah, penerangan jalan, dan sarana prasanana lainnya.

Namun begitu, Arief mengatakan bahwa semua program itu memerlukan kontribusi dari masyarakat. Masyarakat Tangerang, lanjutnya, harus terus pro aktif dalam mendukung program pemerintah demi hadirnya pelayanan terbaik.

"Pemkot Tangerang terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam bekerja serta mempermudah masyarakat dari segala aspek kehiudpan. Mudah-mudahan dengan penghargaan KDI 2017  ini menjadi motivasi untuk kita semua untuk melakukan yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya