Berita

Andi Fajar Asti

Politik

Asosiasi Pemda Kepulauan Dan Pesisir Akan Kuatkan Visi Kemaritiman Jokowi-JK

SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 22:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) diharapkan berperan aktif dalam menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, seperti yang digagas Presiden Jokowi.

Harapan tersebut disampaikan Ketum Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI), Andi Fajar Asti, lewat pesan singkat yang diterima sesaat lalu (Selasa, 1/8).

"Saya berharap ke depan anggota Aspeksindo ini menjadi pilar yang menguatkan pemerintahan Indonesia di antara negara-negara anggota Indian Ocean Rim Asosiation (IORA) yang juga punya visi kemaritiman,"ujar Fajar.



Aspeksindo sendiri baru akan dideklarasikan pada 9-11 Agustus 2017 mendatang di Makassar bersamaan dengan kegiatan Kongres Nasional Maritim (Konasmi).

Fajar menjelaskan dalam menyusun kepengurusan, Aspeksindo akan terbagi berdasarkan wilayah geografis Indonesia yaitu wilayah  Barat, Tengah dan Timur.

"Dengan demikian kepengurusan Aspeksindo akan lebih proporsional dan komprehensif melihat keindonesiaan untuk saling menguatkan keutuhan dan kedaulatan NKRI," jelas inisiator Konasmi ini.

Menurutnya, kehadiran Aspeksindo memberi dukungan kuat bagi pemerintah pusat untuk fokus pada pembangunan kawasan kepulauan, pesisir dan perbatasan.

Karena melalui Aspeksindo, gagasan kemaritiman akan lebih mudah diejawantahkan karena antar daerah yang struktur geografisnya mirip akan terkoneksi dan mudah menjalin komunikasi.

Adapun persiapan deklarasi Aspeksindo ini memunculkan nama-nama pemerintah daerah yang siap memimpin organisasi ini adalah Bupati Selayar Basli Ali, Bupati Morotai Benny Laos dan Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah.

"Namun dari ketiga nama tersebut tidak menutup kemungkinan munculnya kandidat lain. Hal ini di buktikan dengan banyaknya konfirmasi pemerintah daerah untuk  hadir di acara tersebut," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya