Berita

Foto/Net

DPD Sambut Jemaah Haji Kloter Pertama Di Madinah

SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 11:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Para anggota Komite III DPD RI yang membidangi urusan penyelenggaraan haji menyambut langsung kedatangan sebanyak 389 orang jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) pertama asal Kota Medan, Sumatera Utara, di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah,  Jumat (28/7), pukul 11.35 waktu Arab Saudi atau pukul 15.35 WIB. Komite III DPD hadir di Tanah Suci untuk melaksanakan tugas pengawasan penyelenggaraan haji.

Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris mengingatkan agar semua jemaah haji mampu mengelola waktu dan kegiatan dengan baik agar tenaga dan stamina tidak terforsir sebelum waktunya, sehingga kondisi kesehatan dan mental tidak menurun pada saat rangkaian kegiatan ibadah haji mencapai puncaknya.

"Saya berharap ibu bapak sekalian menjaga kesehatan dan kondisi fisik masing-masing agar terus fit dan prima. Saya yakin ibadah haji bisa dijalani dengan baik dan mendapat ridho Allah jika kita juga menghargai kesehatan kita. Sekali lagi, jaga kesehatan, jaga kesehatan, jaga kesehatan. Semoga kita semua menjadi haji mabrur," ujar Fahira saat menyambut para jamaah haji di Bandara AMAA Madinah.


Fahira mengungkapkan, bagi semua calon jamaah haji moment tiba di Bandara Madinah ini adalah saat yang pasti paling ditunggu-tunggu. Karena setelah semua kesabaran dan penantian panjang akhirnya bisa segera menunaikan ibadah haji. Sebuah ibadah yang akan menjadi perjalanan spritual luar biasa bagi siapa saja yang menjalaninya dengan ikhlas.

"Oleh karena itu, kepada seluruh jamaah haji Indonesia yang tiba hari ini, Saya sebagai pribadi dan mewakili DPD RI mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji seraya mendoakan semoga memperoleh haji mabrur," ungkap Senator Jakarta ini.

Fahira menjelaskan, di negara seperti Indonesia di mana jumlah umat Islamnya hampir mencapai 90 persen dari 250 juta keseluruhan penduduk, perbandingan orang yang bisa berangkat haji, bisa dikatakan satu berbanding ribuan orang.

"Artinya dari ribuan umat Islam hanya satu yang punya kesempatan naik haji dan satu orang itu adalah ibu bapak sekalian. Jadi kesempatan luar biasa ini harus bisa disyukuri dengan menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya," ujar Fahira.

Fahira juga mengingatkan bahwa 221 ribu jamaah haji asal Indonesia yang berangkat tahun ini akan menjadi bagian dari lebih 2 juta umat Islam dari seluruh dunia yang punya niat dan tujuan yang sama sehingga semua jamaah harus benar-benar bisa menyiapkan diri agar mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi yang nanti akan terjadi.

Caranya, lanjutnya Fahira, laksanakanlah ibadah haji dengan tertib dan khusyu' serta mentaati aturan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Selain itu yang tidak kalah penting mengikuti petunjuk dan panduan yang telah diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji dan para petugas haji Indonesia.

"Ibadah haji juga adalah momen bagi kita umat Islam dunia untuk perkuat persaudaraan, perkokoh persatuan, kembangkan jiwa solidaritas, dan saling menghormati. Sebagai wajah Indonesia di tanah suci, tampillah sebagai sosok jamaah haji Indonesia yang santun dan berakhlakul karimah," pungkas Fahira. [rus/***]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya