Enggartiasto Lukita/Net
Enggartiasto Lukita/Net
"Mendag ceroboh dan asal dalam membuat permen, kaidahnya secara hukum dan ekonomi sangat dangkal sehingga peraturan itu membuat petani semakin sengsara, pemicunya adalah protes dari pengusaha dan petani kecil yang sangat dirugikan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang ditetapkan 9000/kilogram," kata Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Riyono dalam keterangan persnya, Selasa (1/8).
Diketahui, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan Permendag Nomor 47/2017 tentang Harga Eceran Tertinggi pembelian di petani dan penjualan di konsumen tak jadi diberlakukan.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
UPDATE
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23