Berita

Yasonna Laoly/RMOL

Hukum

NAPI NGOMONG DI RDP

Yasonna: Kalau Tak Diizinkan, Nanti Pansus KPK Bikin Pusing

SENIN, 31 JULI 2017 | 17:51 WIB | LAPORAN:

Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly menjelaskan kedatangan Muchtar Effendy, sudah sesuai prosedur.

Menurutnya izin yang dikeluarkan didasari permohonan Panitia Khusus (Pansus KPK) yang meminta agar Mochtar Efenddy bisa hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di Gedung DPR, Selasa (25/7) lalu.

Jika permohonan tersebut tidak dikabulkan, maka pihaknya sendiri yang akan menjadi sorotan oleh Pansus KPK.


Yasonna menilai permohonan tersebut dilakukan secara resmi melalui surat sebagaimana diatur dalam UU MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).

"Kalau misalnya tidak kami izinkan, nanti kami yang diminta dipanggil angket, bikin pusing saja," ujar dia saat ditemui dikantornyan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (31/7).

Terkait izin dengan KPK, Yasonna menjelaskan pihaknya tidak perlu meminta izin ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran Muchtar sudah menjadi warga binaan yang menjalani pidana penjara selama lima tahun di  Lapas Sukaminskin, Bandung.

"Kita harus bedakan, jangan dicampur aduk semua, sudah bersifat ke Ditjen Pas (Pemasyarakatan)," ujarnya

Seperti diketahui, Mochtar merupakan terpidana kasus pemberian keterangan palsu di persidangan perkara suap sengketa Pilkada yang membelit mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Belakangan KPK kembali menetapkan Muchtar sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada di MK.

Dalam rapat lanjutan Pansus Angket, Muchtar mengaku telah diancam dan dizalimi oleh penyidik KPK Novel Baswedan Cs dalam kasus dugaan menghalangi penyidikan kasus korupsi sengketa Pilkada Empat Lawang dan Kota Palembang dengan terpidana Akil.

Selain itu, Mochtar juga mengaku tuduhan terhadap dirinya yang menjadi perantara suap dari mantan Bupati Empat Lawang Budi Antoni Al Jufri kepada Ketua MK saat itu, Akil Mochtar, tanpa alat bukti. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya