Berita

Wimboh Santoso/Net

Bisnis

Menunggu Gebrakan Wimboh Santoso Dkk

SENIN, 31 JULI 2017 | 12:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sejuta asa disematkan masyarakat kepada tujuh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022.

Wajar mengingat peran startegis OJK sebagai lembaga yang menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan meliputi sektor perbankan, sektor pasar modal, dan sektor industri keuangan non bank (IKNB).

"Untuk itu OJK bertanggungjawab dalam memastikan stabilitas sistem keuangan di Indonesia dalam kapasitasnya sebagai pemegang kendali kebijakan mikro prudensial," ujar Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DKI Jakarta, Nandi Nanti, Senin (31/7).


Terkait peran tersebut, lanjut Nandi, OJK tentu tidak bisa berjalan sendiri, namun dituntut menjaga harmonisasi kebijakan dengan regulator sektor keuangan lainnya seperti Bank Indonesia maupun Kementerian Keuangan.

Melihat peran besar tersebut, tentu saja OJK harus dikendalikan oleh pemimpin yang mumpuni di bidang jasa keuangan. Selain itu tangguh dan tegas dalam melakukan fungsi pengawasan.

"Kita tahu teralu banyak intrik, fraud dan tindakan manipulatif yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab di sektor keuangan yang ujung-ujungnya merugikan masyarakat luas," ujar Nandi yang juga CEO Industry.co.id, Majalah Industry.

Nandi percaya dan yakin Ketua OJK terpilih, Wimboh Santoso dan enam anggota komisioner terpilih lainnya telah memenuhi semua unsur tadi setelah melalui seleksi panjang dengan mengalahkan ratusan pelamar lain yang meminati kursi pimpinan OJK sehingga menjadi garansi terpenuhinya semua persyaratan keahlian dan integritas Dewan Komisioner OJK terpilih.

"Selamat bekerja," pungkas Nandi menutup komentarnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya