Berita

Oesman Sapta/Net

Oso: Jangan Jadi Penonton Di Negeri Sendiri

SENIN, 31 JULI 2017 | 06:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta menyerukan agar rakyat Indonesia berdaulat di negaranya sendiri, tanah air Indonesia.

"Jangan jadi penonton di negeri sendiri," ujar Oso sapaan akrab Oesman Sapta saat memberi Sosialisasi Empat Pilar MPR di hadapan tokoh dan masyarakat Jawa Timur, di Kota Surabaya, Minggu (30/7).

Lebih lanjut dikatakan, dalam mengelola sumber daya alam yang ada jangan hanya menjual yang mentah, namun harus diproduksi sampai produk jadi.


"Jadi ada nilai tambah. Dengan demikian kita tidak hanya menonton namun juga membuat," ungkapnya.

Untuk itulah, lanjut Oso, maka perekonomian di daerah harus menjadi perhatian.

"Ekonomi di daerah-daerah harus dihidupkan. Bila negara ingin makmur maka daerah harus lebih dahulu makmur," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Oso menekankan bahwa Sosialisasi Empat Pilar harus sampai tingkat bawah. Sosialisasi wajib dilakukan oleh seluruh anggota MPR.

"Anggota MPR harus menyampaikan kepada konstituennya. Empat Pilar tak bisa dilakukan sekadarnya. Empat Pilar harus dilakukan secara terus menerus," ucapnya.

Untuk itu, Oso setuju pelajaran Pancasila dikembalikan dalam kurikulum pendidikan. "Kita desak pemerintah agar mengembalikan pendidikan Pancasila di sekolah dari mulai yang paling dasar," tukasnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya