Berita

Politik

14.053 Jemaah Indonesia Sudah Tiba Madinah

SENIN, 31 JULI 2017 | 02:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia memasuki hari ketiga sudah ada 35 kloter jemaah haji Indonesia yang mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

"Sampai sore ini, sebanyak 14.053 jemaah haji ini sudah tiba di sini," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Arsyad Hidayat di Madinah, Minggu (30/7), seperti dilansir situs resmi Kemenag.

Tiga hari masa kedatangan jemaah di Madinah, Arsyad menyoroti adanya jemaah yang membawa barang dalam jumlah yang berlebihan. Barang tersebut misalnya berupa jamu dan obat.


"Sore tadi ada barang bagasi jemaah yang tertahan di imigrasi. Barang itu berupa jamu dan obat yang dibawa jemaah dalam jumlah yang tidak wajar, sangat banyak," ujarnya.

Dia mengimbau jemaah untuk tidak membawa obat, makanan, atau barang apapun dalam jumlah yang berlebihan sehingga memancing kecuriagaan petugas imigrasi. Menurutnya, pihak Saudi memberlakukan aturan yang sangat ketat dalam pengawasan masuknya barang-barang bawaan, apalagi jika terkait dengan obat-obatan.

"Di sini ada semacam lembaga yang mengawasi masuknya obat dan makanan ke Arab Saudi,” tuturnya.

Arsyad berharap ke depan hal seperti itu tidak terjadi lagi karena sangat mengganggu. Sebab, saat semua jemaah sudah keluar melalui pintu terminal haji, petugas PPIH justru masih tertahan sehingga proses berikutnya menjadi terhambat.

Untuk hari keempat penberangkatan, Seksi Layanan Kedatangan dan Pemulangan Daker Madinah merilis bahwa ada delapan belas kloter yang dijadwalkan akan tiba di Bandara AMAA Madinah, sejak malam ini hingga besok sore.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya