Berita

Yandri Susanto

Politik

Fraksi PAN Tolak Dana Haji Untuk Pembangunan Infrastruktur

KAMIS, 27 JULI 2017 | 16:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi PAN DPR mempertanyakan rencana pemerintah menggunakan dana awal haji di luar yang tidak berkaitan dengan kepentingan haji. Termasuk rencana pemerintah yang akan menggunakan dana awal haji untuk pembangunan infrastruktur.

"Kami akan menolak kalau dana haji digunakan untuk yang lain. Termasuk yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur," kata Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto saat Sidang Paripurna DPR, di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (27/7).

Lebih lanjut Yandri menambahkan, mengingat dana haji ini adalah dana umat Islam maka pemerintah sebaiknya melibatkan DPR dan ormas-ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdatu Ulama (NU), Persis dan lain-lain.


"Pemerintah harus mengajak ormas-ormas Islam untuk membicarakan dana haji ini. Jangan main pakai aja tanpa mengajak ormas-ormas Islam dan DPR dalam menggunakannya," ungkapnya.

Lebih jauh Yandri juga meminta agar postur APBN lebih berpihak pada kepentingan pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat.

"Seharusnya dananya digunakan untuk kepentingan umat tadi bukan untuk yang lain," tegasnya.

Yandri prihatin dengan kondisi sarana pendidikan umat yang kondisinya sangat memprihatinkan. Misalnya sarana dan pra sarana madrasah. Termasuk ekonomi umat yang juga masih sangat memprihatinkan. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya