Berita

Mensos Khofifah

Politik

Demokrat Pastikan Mensos Khofifah Bakal Maju Di Pilgub Jatim

RABU, 26 JULI 2017 | 20:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tampaknya memang serius akan kembali maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Tokoh NU tersebut disebutkan akan mendaftar ke Partai Demokrat.

Tim dari Khofifah sudah melakukan komunikasi, termasuk menanyakan sejumlah poin persyaratan administrasi untuk dibawa pada proses pendaftaran nantinya.

"Sudah ada konfirmasi dan komunikasi bahwa Bu Khofifah dijadwalkan mendaftar di hari terakhir atau 31 Juli 2017," ujar Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Maskur, seperti dilansir Antara, Rabu (26/7).


Hal itu, kata dia, artinya Khofifah Indar Parawansa akan mengambil formulir sekaligus mengembalikannya pada hari yang sama karena direncanakan akan membawa seluruh berkas persyaratannya.

"Tidak masalah mengambil sekaligus mengembalikannya pada hari yang sama, asalkan salinan sesuai persyaratan administrasinya lengkap, apalagi pada hari terakhir pendaftaran," ucap Koordinator Divisi Pendaftaran, Adminitrasi dan Koordinasi Wilayah DPD Demokrat Jatim tersebut.

Pendaftaran di partai berlambang segitiga mercy tersebut terbuka untuk umum mulai 12 Juli dan ditutup 31 Juli 2017, kemudian diverifikasi serta diserahkan ke dewan pimpinan pusat (DPP) untuk dibahas di majelis tinggi partai.

Syarat pendaftarannya terdapat 19 poin yang harus dipenuhi, antara lain daftar riwayat hidup, kelengkapan surat pendidikan, sejumlah surat pernyataan tertentu, penyampaian visi misi tertulis hingga video profil kandidat.

Sementara itu, nama Khofifah Indar Parawansa muncul dalam bursa calon gubernur untuk Pilkada Jatim yang diselenggarakan serentak pada 27 Juni 2018.

Dalam kesempatannya di Jakarta pekan lalu, terkait dengan isu majunya di Pilkada Jatim, ketua umum PP Muslimat NU itu masih menunggu waktu dan saat ini tetap akan memaksimalkan tugasnya sebagai Menteri Sosial.

"Saya akan memaksimalkan tugas saya di Kemensos. Kalau misalnya Allah memberikan arah yang lain pada proses pelayanan dan pengabdian yang saya lakukan, ya nanti kita tunggu waktu," katanya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya