Berita

Hukum

Keganjilan Dalam Penanganan Kasus Novel Akan Diungkap Di Muhammadiyah Besok

SELASA, 25 JULI 2017 | 21:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sudah lebih dari 100 hari pihak Kepolisian berupaya mengungkap kasus penyiraman air panas yang dialami Novel Baswedan.

Namun sampai saat ini belum juga terungkap siapa pelaku yang membuat penyidik senior KPK tersebut harus menjalani perawatan di Singapura saat ini.

"106 hari berlalu, teroris maupun aktor dibalik penyerang penyidik senior KPK, Novel Baswedan, belum juga kunjung terungkap," jelas Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, malam ini.


Dia menegaskan teror penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan, bukan sekedar teror terhadap individu yang bersangkutan.

Namun lebih daripada itu, penyerangan tersebut adalah teror terhadap agenda pemberantasan korupsi, ancaman bagi masa depan Indonesia yang bebas dari praktik korupsi.

Lambatnya pengungkapan kasus Novel, membuat berbagai kelompok masyarakat sipil berinisiasi melakukan pengumpulan fakta terkait Penyerangan tersebut, banyak keganjilan yang ditemukan.

Kemarin, Dahnil bersama Koordinator Kontras Haris Azhar menemui Novel dan berdiskusi banyak hal terkait keganjilan-keganjilan tersebut.

Karena itu, Pemuda Muhammadiyah, Kontras, bersama ICW, LBH Jakarta, dan Koalisi Masyarakat Sipil lainnya akan menyampaikan fakta-fakta temuan tersebut kepada publik pukul 11.00 WIB besok (Rabu, 26/7) di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62 Jakarta Pusat. [zul]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya